Kamis, 22 Mei 2014

I Miss you .....


i miss you so badly~

Diluar rintik hujan turun membasahi bumi, bau tanah yang tersiram air hujan yang selalu ku sukai dan ku rindukan mulai tercium oleh penciumanku. Hujan yang semakin deras membawa lamunanku terbang jauh melayang, pikiranku jauh menerawang ke awan. Hmmm rupanya aku bermain dengan khayalanku, ya.. Aku mulai merindukan sosok dia, dia yang selama 370 hari telah menjadi separuh dari kehidupanku, oh bukan separuh tapi jiwa dan mungkin nafasku. Aku memikirkannya sungguh, memikirkan sedang apa dia? Berada dan dengan siapa dia menghabiskan waktunya selain bergulat dengan pekerjaannya yang menyita seluruh waktunya dan aku iri dengan semua pekerjaan dia yang selalu bisa nemaninya lebih lama, ahh aku mulai konyol gara-gara rindu. Karena tak sepantasnya aku cemburu pada pekerjaannya, STUPID! Dia sedang memikirkan aku atau tidak? Apa dia ingat padaku di sela-sela kesibukannya yang begitu padat? Aku harus yakin kalau dia memang selalu mengingatku dan tak pernah sedikitpun melupakanku, iya tak pernah sedikitpun.

Terkadang kerinduan itu datang dan menyesakkan, rindu tapi tak bisa berbuat apa dan terkadang gengsi itu lebih tinggi dari egoku sendiri. Aku rindu tapi terlalu sangsi untuk sekedar memberitau dia kalau aku rindu. Aku gelisah, gelisah ketika rindu. Aku takut kalau rindu ini tak berbalas, dan lebih takutnya lagi kalau sampai kenyataannya ternyata dia merindukan sosok lain dan bukan diriku. Hancur rasanya dan mungkin egoku terluka.....

Rindu itu seperti virus flu, gak ada obatnya. Hanya ada pereda dan bisa kambuh setiap saat. Sekedar tertukar pesan, mendengar suaranya atau bahkan bertemu sekalipun tetap saja rindu. Bertemu mungkin menjadi pereda kerinduaan tapi setelah berpisah kembali tidak mustahil kalau ledakan rindu itu lebih dahsyat daripada sebelumnya..

Hey boy, you dont know i miss you so badly.
Mungkin kamu masih tidak tau lirih perih dalam rintik rindu ini. Selamat malam, kamu yang jauh disana dan mungkin terjebak dalam gerimis.

Senin, 19 Mei 2014

Come on We Read....


if you want see a world you can start by a reading ~





Hello Monday...
Yaaa, hari ini hari senin yang katanya banyak dibenci sama orang-orang. Gak tau kenapa pada gak suka sama hari senin, kalau aku pribadi sih fine-fine aja sama hari senin gak tau deh kalau orang-orang. Oh iya, mulai sekarang mau ngebiasain nulisnya pake 'aku' gak pake 'gue' lagi. Ada yang protes, katanya dijilbab tapi kok gue-gue-an padahalkan gak ada hubungannya. Iya, kan? Tapi yah sarannya gue terima. Tuh kan, gue lagi gue lagi.. Udah kebiasaan sih pake gue, tapi yang namanya kebiasaan bukan berarti gak bisa di ubahkan? Semua kebiasaan bisa di ubah kok, kebiasaan buruk sekalipun bisa di ubah. Kalau ada niat dan kemauan semuanya pasti bisa, gak ada yang gak bisa.

Aku mungkin tipe manusia yang sombong (sedikit) karena gak banyak nanya ini-itu. Bukannya manusia itu makhluk sosial ya yang saling interaksi satu sama lainnya dan saling bertanya. Iya memang betul, tapi maksud disini itu bertanya yang seperti apa dulu? Kalau bertanya soal hal gak penting dan sekedar basa-basi sih itu akan menunjukan betapa lemahnya ilmu pengetahuan kamu. Loh kok gitu? Jelas dong, kamu ngapain aja sampai hal terkecil aja kamu gak tau? Kamu bisa paling tau tentang gosip yang paling update yang jelas-jelas itu ghibah tapi kok pengetahuan kamu dangkal banget? Bangga kalau bisa tau tentang gosip yang paling booming saat ini sementara pengetahuan kamu jongkok? Seneng ya kalau jadi orang yang banyak nanya?

Senin, 12 Mei 2014

I'm Scared Too Much....

because i love~

Mengapa ketakutan itu muncul kembali? Mengapa harus merasa sesak setiap kali ingin melangkah? Sesak sekali, menangis? Tentu.. Tapi kali ini berbeda, tangisan tanpa air mata. Apa karena begitu menyesakkan dan sakit yang teramat sangat sehingga air mata tak sanggup menetes? Mungkin...

Ketakutan itu kembali menghantui, kembali muncul dan menjadi bayang-bayang disetiap kali aku membuka mata dan melangkah. Haruskah aku terperangkap dan jatuh kembali? Rasanya aku sudah tak lagi mampu ya Tuhan, aku tak mampu lagi menahan sakitnya. Aku takut merasakan kehilangan kembali. Iya, kehilangan untuk kesekian kalinya. Kehilangan dia yang telah menjadi bagian hidupku dan melengkapi setiap kelemahanku.

Minggu, 04 Mei 2014

Love your Job


love your job~


Hai....
Masih suasana weekend kan? Jelas dong, hari kamis kan hari buruh nasional eh buruh Internasioanal yang artinya hari demo Internasional, tapi cuman di negara gue yang tercinta aja yang selalu demo. Demo artinya macetos dimana-mana. Menyebalkan memang kalau udah terjebak macet, mending kejebak nostalgia daripada kejebak macet. Kejebak nostalgia masih bisa jelong-jelong bareng temen-temen sedangkan kejebak macet? Lu stuck ditempat dan bakal telat segala macem. Orang yang kejebak nostalgia itu menyedihkan bro, oranglain udah jauh berlari didepan sedangkan mereka hanya menunggu belas kasihan orang yang entah peduli apa. Gue sih prinsipnya ngapain peduli sama orang yang gak peduli sama diri sendiri, diri sendiri aja gak dipeduliin apalagi oranglain. Orang yang terjebak masalalu adalah sedikit contoh dari banyak orang yang gak peduli dan sayang sama diri sendiri. Gue pernah ngalamin dan gue termasuk orang bego dan tolol, kok mau-maunya sih terjebak masalalu. Itu kan dulu.... lain dulu lain sekarang, semua orang pasti pernah ngalaminnya dan hanya orang-orang yang otaknya dilutut yang gak pernah belajar dari pengalaman. Tapi kan gue udah pacaran lama sama dia, makanya terjebak masalalu. SALAH!! Hubungan lama gak ada hubungannya, banyak kok pacaran yang seumur jagung yang terjebak nostalgia. Kenapa mereka terjebak nostalgia? Karena mereka lemah, kalau mereka kuat mereka akan bangkit dan yang udah berlalu ya udahlah lewat dan gak stuck disitu, mereka gak percaya sama kemampuan dirisendiri, gak sayang dan peduli sama diri sendiri dan BODOH. Kok jadi ngomongin terjebak nostalgia sih ah, kan gue bukan mau bahas ini. Oke skip aja....

Weekend gini gue lagi ngapain? Iyah, gue lagi kerja coy... Kerja mencari sesuap nasi. Nyari uang buat kehidupan gue, demi barang-barang yang pengen gue beli, demi nyambung hidup, demi berfoya-foya, demi barang-barang branded, pokoknya demi kesenangan diri gue sendiri. Gue ngeluh ga saat weekend harus kerja? Gue gak muna, gue pernah ngeluh. Gue pernah malas saat dimaana orang-orang lagi merayakan weekend tapi gue harus kerja. Tapi gue mikir, gue pengen ini-itu jadi yah gue sadar diri. Kalau mau ini-itu ya harus kerja biar punya uang buat beli itu barang. Kalau lu gak mau susah payah dan banyak kemauan ini-itu ada cara instan buat dapetinnya, jadilah cewe matre, jadi kesayangan om-om, atau nikah sama kakek yang tajir banget dan hartanya gak abis 7turunan terus abis nikah semua hartanya jadi milik lu, nah lu racun aja. Point terakhir jangan ditiru yah, sesat itu dan lu harus ingat kalau hukuman setelah meninggal itu ada dan mesti ingat kalau neraka Jahanam itu apinya lebih panas bahkan 10000x lipat dari suhu 100 derajat celcius. Jadi cewe itu harus mandiri, jangan cuman ngandelin cowok doang. Harus membiasakan diri kerja, karena apa? Nanti setelah menikah lu bakal kerja 24jam tanpa dibayar dengan jutaan rupiah, tapi dibayar pake pahala dan limpahan kasih sayang. Banyak yang bilang kalau cewek matre itu wajar, dan harus realistis. Memang betul harus realistis tapi beda loh ya realistis sama matre. Sebenernya yang bikin cewek jadi matre itu cowoknya sendiri yang terrlalu memanjakan si cewek jadilah ceweknya kebiasaan. Cuman cowok kere yang bilang cewek itu matre tapi cuman cewek kere yang jadi cewek matre.

Gue bersyukur punya pekerjaan daripada gue luntang-lantung cari kerja kesana-kemari, kepanasan, keujanan. Cari kerja itu gak mudah, gak semudah lu ngedipin mata. Zaman sekarang mah apa-apa pake uang, pipis aja bayar, bahkan mau dikubur aja masih tetep kudu bayar. Zaman serba uang, memang uang bukan segalanya dan gak bisa beli kebahagiaan tapi kalau gak ada uang kamu gak akan bisa berbuat apa-apa, semuanya pake uang. Uang ... uang... uang dan uang.....

Senin, 21 April 2014

Lain Dulu Lain Sekarang...

Gue nemu foto gue masih zaman jebot bangetlah, masih gak percaya kalau itu gue. HAH beneran itu gue?? Ternyata dari kecil gue itu udah di jilbab syar'i banget pokoknya. Iyalah secara dulu gue sekolah pesantren, dulu jago banget tajwid, Nahwu, Tafsir dll. Kalau sekarang? Udah banyak yang lupa, duhh menyedihkan banget. Gue hidup dilingkungan yang agamis banget, Mbah Kakung gue (Kakek) itu Kyai Haji dan Kakaknya dari bokap punya pondok pesantren. Tau sendiri mungkin gimana kalau hidup dilingkungan yang kaya gini.

i love my family ~

Minggu, 20 April 2014

Hari Minggu dan Balada Mandi pagi


                                 bau gak pernah mandi bikin males buat dipacarin dududuuu~


Selamat hari minggu, selamat bermalas-malasan bagi kamu yang emang malas tadi malam bergadang abis malam mingguan (cieee yang abis malam mingguan. Sama siapa dan dimana? Gak sama anak-anak abegeh yang doyan nongkrong di flyover tempat gaol kan?) atau gara-gara yang ngakunya insomnia gara-gara keinget mantan dan jadinya galau? Itu namanya bukan Insomnia tapi ini Galaunia. Kebanyakan tidur larut malam itu gak bagus bisa mengakibatkan gangguan fungsional saat bangun, seperti kepala terasa pusing, badan tidak segar, kurang bergairah, dan lain-lain. Menurut beberapa penelitian juga katanya nih, akibat dari Insomnia dapat membuat perasaan cemas, depresi, atau mudah tersinggung dalam pergaulan. Wihhh Serem juga yahhh kalau jadi mudah tersinggung kek cewek-cewek lagi PMS. Sensi Coyy, salah dikit bisa berabe #CewekselalubenarkalaulagiPMSdoang.

Inget zaman dulu hari minggu itu paling semangat bangun pagi dan langsung nongkrong di WC tetangga depan tivi, nungguin chibi maruko chan, P-Man, Sailormoon, Doraemon, Detectif Conan, Crayon Sinchan dan sederet film kartun lainnya. Sedangkan sekarang? Gue males nongkrongin tivi pagi-pagi, kenapa? Bikin dosa, iya bikin dosa ngatain acara-acara alay yang gak bermutu, joged-joged gak jelas dengan alay yang mata duitan dibayar 20rb masuk tivi aja bangga. Alay aja masuk tivi, kok lu enggak ayy? Gue nanti masuk tivi-nya pas acara kawinan gue, gelar resepsi 7hari 7malem dengan sovenirnya bagi-bagi Samsung S4, ngalahin kawinannya anak MK ya kalau ga salah #CMIIW. Hebat kan bagi-bagi Samsung S4, anak presiden aja gak kaya gitu. Beda kalau gue mah. lagian samsung S4 murah kok.  Samsung hp jadul terus deretin sama es lilin 4 jadi kan samsung S4. Gak usah ketawa, gak lagi melucu juga. *padahal gak ada yang ketawa, pedihh broo*

Jumat, 18 April 2014

weekend

Hallo...
Longweekend nih, mau pada kemana? Yang pacaran pasti ngehabisin longweekend-nya bareng pacar atau keluarga pacar yah pokoknya menghabiskan liburan bersama pacar dan segenap keluarganya. Para kaum Lelah Dilanda Rindu alias LDR, merencanakan untuk ketemuan atau ngasih suprise sama pacarnya, dateng tiba-tiba ke kotanya. Kalau yang jomblo, udah bobo aja gih dirumah, pelukan sama guling. Jangan ikut keluyuran nambahin macet aja. HAHAHHAHAHAHA Jahat banget sih ayy. 

Bersyukurlah kamu yang bisa menikmati longweekend bareng keluarga, jalan-jalan sama pacar. Iya, karena gue gak bisa. Gue gak pernah bisa (jarang) menikmati longweekend bareng sama pacar. Jadwal libur gue beda sama dia, dia libur sabtu-minggu sedangkan gue libur rabu. Tapi yah nikmatin aja dan tentunya gue bisa belajar menghargai waktu dan menikmati moment-moment bareng dia tanpa menyia-nyiakannya. Iyalah, secara ketemuan aja jarang. Beruntunglah kamu yang setiap weekend bisa bersama pasangan dan keluarga. Moment berkumpul dan bercanda gurau dengan orang tersayang itu mahal, tak ternilai oleh uang. Percuma punya banyak uang kalau gak punya waktu bareng orang tersayang. Berbahagia dan bersyukurlah kamu, karena gue dan (mungkin) banyak orang diluar sana tak bisa menikmati moment tersebut.