Sabtu, 30 November 2013

Ijinkan Aku Mencintaimu Karena Allah

Ijinkan aku mencintaimu karena Allah.
Ketika diriku resah dalam menanti kehadiranmu..
Berdoalah pada Allah dan mintalah hanya pada-Nya
dan berusahalah karena ku yakin insan tiada upaya
dan Allah pemilik nyawaku, memohonlah pada dia yang hak..

Milikilah hatiku dengan ijin Allah 
dan milikilah cintaku karena agamaNya 
dan milikilah jiwaku karenaNya
sekiranya dirimu telah siap maka dapatilah aku karenaNya
dan akupun menantimu diatas sejadah cintaNya

jadilah selalu kau imamku yang dapat mengajarkanku
mengorbankan seluruh hidupku,
jiwa dan hartaku untuk kepentingan dakwah dijalan Allah..

jadilah selalu kau imamku yang dapat mengajarku rela hidup dalam kefakiran 
untuk mengecap manisnya bersama suami tercinta

jadilah selalu kau imamku yang dapat mengajarkanku
untuk selalu menjaga kehormatan diriku
dan taat beribadah kepadaNya

jadilah selalu kau imamku yang dapat mengajarkanku
menyediakan tempat tertinggi dalam hatiku
rasa cinta kepada Allah dan Rasul diatas kecintanku pada suami

jadilah selalu kau imamku yang dapat membimbingku untuk selalu berjalan diatas jalanNya
jadilah selalu kau imamku yg akan selalu mengingatkanku untuk selalu mengingatNya
jadilah selalu kau imamku yg akan selalu mengajarkanku kebesaran cinta kepadaNya

aku sangat berharap Allah berkenan pelihara perasaan ini..
perasaan mu untukku, dan perasaanku untukmu
sampai tiba waktunya kita ditakdirkan bersatu dalam jalinan yang diridhoiNya..


Amin YaRobal Alamin :)

Kamis, 28 November 2013

In the name ALLAH, I Love you :)


"Ya Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, saya terima pasangan saya sepenuhnya, maka terimalah saya sebagai hambaMu, dan terimalah ibadah-ibadah saya kepadaMu.

Ya Allah saya akui, bahwa ini semua tidak mudah, tapi saya sadari bahwa saya adalah yang terbaik baginya dan dia adalah yang terbaik bagi saya, maka akuilah saya sebagai hambaMu.

Ya Allah saya maafkan berbagai kekurangannya, saya maafkan diri saya yang masih belum pandai mencintainya, maka maafkanlah dia dan maafkanlah saya yang terlalu sering menuntut kepadaMu dan kepadanya.

Ya Allah yang Maha Pemaaf dan Pengampun, ampunilah dosa kami berdua..bersihkan hati kami berdua..rahmati hati kami berdua...

Ya Allah, saya serahkan urusan ini kepadaMu, maka serahkanlah rasa cinta yang indah dariMu kepadaku, dan perindahlah pernikahanku dengannya..

Ya Allah, saya lepaskan semua permasalahan ini, maka lepaskanlah saya dari masalah ini... Amiin..

Sabtu, 19 Oktober 2013

Gatau kasih judul apa, lagi Lieur

Dear ..
Udah lama ya gue gak coret-coret disini, entah karena kesibukan, kemalasan atau saking lemahnya untuk menuliskan semua apa yang gue rasain? Gak tau, yang jelas gue sekarang lagi labil banget. Bentar-bentar ketawa ngakak, 5menit kemudian langsung mewek-mewek berasa lagi main drama FTV. Cuman bedanya kalau drama FTV pasti happy ending, nah kalau drama gue? Mirip kaya sinetron Tersanjung atapah cinta fitri ya? Ceritanya gak kelar-kelar. Ahh bodo amatlah mau bilang apa juga, karena lu gak rasain apa yang gue rasain. Tuh kan bener labil...

Hidup itu emang unik ya, sebentar bahagia, sebentar sedih lalu bahagia lagi terus sedih lagi dan akan selalu begitu. To be continued.... Dan gue tau Sutradara gue adalah sutradasra terbaik yang pernah ada, Dia sudah menyiapkan naskah sedemikian rupa jauh sebelum gue terlahir didunia ini, iya Dia itu Allah. Allah yang paling MAHA, MAHA segala-galanya. Hidup kayanya bakalan monoton banget kalau kita cuman seneng terus atau sedih terus, semuanya pasti datang silih berganti seperti siang-malam, setelah matahari lalu muncul bulan. Begitulah hidup...

Ketika kesedihan menghampiri, menyesakkan dada atau bahkan bikin kamu sulit bernafas dan menghela nafas yang sangat panjang, mungkin kamu anggap ini sebagai cobaan atau mungkin malah jadi ajang galau? Gue tau, ALLAH kasih gue cobaan biar gue semakin dewasa, kualitas iman gue semakin tinggi, dan ALLAH yakin kalau gue bisa menghadapi semua ini. Bukankah ALLAH memberikan cobaan sesuai batas dan kemampuan umatnya? iyaa, tentu saja. Gue harus yakin sama diri gue sendiri kalau gue itu "BISA". Tapi  sebagai manusia biasa gue kadang khilaf, kadang lemah dan gak tau terimakasih alias lupa bersyukur.  Tapi yah, orang kalau lagi galau kan suka khilaf :( ya ALLAH maafkan aku kalau aku suka lupa bersyukur :((

kebahagian itu muncul karena pemikiran kita sendiri, kita yang menentukan kita mau bahagia, galau atau sedih. Semuanya ada di otak dan pikiran kita. Bahagia itu kita yang ciptain, keluarga, sahabat, teman, pacar dan uang adalah pelengkapnya. itu sih kalau menurut gue. ahh teuing lieuirr pokoknya gitulah.... pengen bahagia ya tinggal bahagia, pengen sedih ya silahkan tinggal drama aja. Oranglain pasti akan lebih memilih orang yang bahagia ketimbang yang hidupnya galau mulu. Karena energi orang bahagia itu bersinar (ceunah) membawa pengaruh positif untuk lingkungan sekitarnya, sedangkan energi orang yang galau mah suram. Hidup gue suram dong yah kan lagi galau. hari kerja galau, libur galau, libur kejepit juga galau apalagi kalau weekend galau, galaunya gak pernah libur!!! SURAM emang.....

Oke Fine, gue pengen seneng-seneng, pengen ketawa-ketawa gak ada beban. Ibarat anak TK yang jatuh dia nangis sebentar lalu kembali berlari. harus contoh dari bocah-bocah TK, apapun yang di hadapi harus tetep kembali berdiri dan berlari demi dapetin apa yang di mau. Semoga...

Ayo ayy pasti bisa!!! Harus BISA!!

Jumat, 30 Agustus 2013

Andaikan....




Seandainya gue bisa mengulang waktu, seandainya gue punya mesin waktu. Gue pengen balik ke masa dimana mungkin impian dan cita-cita gue bisa terwujud. Dan sekarang tiba di ujung rasa penyesalan gue, gue bisa apa? Nangis... tapi apa semua nya bisa merubah keadaan? Apa bisa gue dapetin apa yang udah dulu gue sia-sia-in? Sama sekali gak bisa. Seandainya penyesalan itu datang di awal mungkin gue gak bakal kaya gini kali yah.. ahhhh namanya juga manusia kalau udah kena batunya baru aja kapok.

Gue nyesel kenapa dulu gue terlalu bego dan bodoh bahkan buta. Loh emang kenapa?? Gue bodoh saking sayang dan cinta nya sama seorang cowok gue rela menggadai bahkan membuang harapan, impian dan cita-cita tertinggi gue. Gue pengen banget sekolah kedokteran, sampai pada akhirnya Kakaknya Papa memberikan gue kesempatan untuk sekolah di kedokteran. Dia rela membiayai kuliah gue dan gue harus tinggal sama dia di Malaysia. Papa Mama ngedukung gue, mereka support gue soalnya mereka tau itu impian gue sekolah di kedokteran. Tapi di sisi lain gue berat meninggalkan Indonesia, kenapa? karena gue punya pacar. Gue ngobrol sama dia, gue cerita ke dia kalau gue dapet beasiswa sekolah kedokteran di Malaysia. Kenyataannya pacar gue gak setuju gue kuliah jauh-jauh, dan lebih stupid bin begog nya lagi gue buang jauh impian gue itu. Gue gak ambil beasiswa itu, gue kubur dalam-dalam impian dan cita-cita gue. Sampai gue di bego-begoin sama semua temen-temen gue dan keluarga gue.

Gue gak tau apa yang ada di pikiran gue saat itu, saat itu gue cuman takut kehilangan pacar gue, gue takut dia ninggalin gue. Gue pikir kalau gue sama dia beda negara nanti kita gak bisa ketemu-ketemu dan dia bakal sama cewek lain. Gue pikir dia cegah ge pergi karena sayang sama gue, gak mau jauh dari gue dan takut kehilangan gue, kenyataannya lain. Kenyataannya dia balik ngekhianatin gue, dia selingkuh sama sahabat gue sendiri. DAAAMMMNN !!! Gue salah apa sampai dia kaya gitu? Gue kurang apa lagi?? Gue selalu mati-matian merjuangin buat selalu bareng sama dia, tapi dia dengan mudahnya ngekhianatin gue. Selama 1tahun dia khianatin gue, dia kasar setiap emosi dan cekcok mulut pun gue tetep sabar, diem dan mengalah. Tapi kaya gini balasannya....

Sekarang gue nyeeeseeeel se-nyesel-nyesel-nya....
Andai ajaaaaa dulu beasiswa itu gue ambil, mungkin sekarang gue udah punya masa depan yang cerah dan punya gelar dokter.. Seharusnya gue tau, kalau sayang harusnya mendukung dan membawa ke arah yang lebih baik dan gak egois.. Andai waktu bisa di putar kembali, gue bakal perbaiki semuanya. Tapi semuanya mustahil, uang sebanyak apapun gak akan bisa membeli waktu dan mengembalikan waktu yang telah tertinggal ...

Sabtu, 08 Juni 2013

Memories Never Die


Setiap orang yang  hadir di scenario kehidupan kita pasti meninggalkan jejak hidup bagi kita, entah itu jejak yang ketika kita mengingatnya dipenuhi dengan senyum kecil, tertawa, menangis atau bahkan penyesalan. Semua orang yang hadir di kehidupan kita pasti ada kesan tersendirinya bagi kita, meskipun dia hadir gak sebagai peran utama boleh dibilang peran piguran yang sekali lewat aja. Sekalipun hanya seorang piguran, gue yakin sih seseorang ini meninggalkan jejak di kehidupan kita. Entah itu kenangan atau pelajaran berharga yang kita petik.

Kali ini gue mau nulis tentang MEMORIES, itu bahasa kerennya dari KENANGAN. Eh bukan bahasa kerennya sih, tapi bahasa Englishnya dari kenangan. Biar kerenan dikit sih tulisan gue ada English-Englishnya sok british padahal lidah aja gue lidah sunda alias gak bisa bahasa English. Gue kan cinta tanah air Indonesia, jadi yah harap dimaklum aja sih ya kalau gue gak bisa bahasa English. Hehehee ngeles ini mah…..

Memories Never Die, Kenangan gak akan pernah mati. Kenapa gue bilang kenangan gak akan pernah mati? Iya karena semua yang terjadi dikehidupan kita semuanya terekam sama otak. Kalau yang amnesia gimana? Itu beda lagi, eh tapi yang amnesia gue rasa mereka juga bisa merasakan soalnya mereka masih punya hati. Kenangan itu kan gak cuman otak aja yang merekam tapi hati juga menyimpan kok. Kita mengingat tentang kenangan bukan berarti kita belum bisa Move on yah, jangan disangkut-pautin tulisan gue ini kalau gue lagi kangen mantan. ENGGGAAAKK WOYY!! Gue gak lagi kangen mantan, gue juga udah move on kok. Orang yang udah move on gak akan bilang-bilang kalau dia udah move on, tapi disini gue kudu bilang kali aja ada yang baca tulisan ini terus ke-GR-an deh kalau gue belum bisa move on dari dia. Hihhhh gak ye bang, gue udah lama move on dari lu asal lu tau aja, lu nya aja yang selalu ke-GR-an dan selalu nyangkut pautin apa yang gue tulis itu selalu buat lu. Mantan gue bukan cuman lu doang. Dihhhh!! Loh kok jadi emosi sih…

Kenangan seseorang dikehidupan kita itu gak bisa kita hapus walaupun kita udah move on. Karena menurut gue Move on itu adalah memaafkan, mengikhlaskan dan meletakkan segala sesuatu pada tempatnya lalu kita melanjutkan hidup. Bukankah hidup emang harus selalu berjalan yah? Tentu, life must go on but memories never die. Kita bisa saja menghapus segala sesuatu tentang dia, tapi kenangan? Gue rasa gak bisa. Kenangan sama mantan juga gitu kok, pasti kita masih ingat masa-masa lucunya kita sama dia, awal ngedate, ngumpulin potongan tiket bioskop pas nonton (gue rasa semua orang pernah ngalamin hal kaya gini hahaha). Kita pasti sedikit banyak masih inget kenangan sama mantan dari yang mulai ketawa konyol, berantem gak penting sama berantem edan berasa lagi main FTV. Hayooo ngaku… Gue juga masih inget betul kenangan-kenangan sama mantan dulu. Dari cerita konyol sampe yang drama FTV. Hahahaha

Gue punya mantan dulu banget, sekarang dia udah merried. Tiap ketemu dia, dia selalu manggil gue pake sebutan neng ayy (panggilan pas pacaran dulu). Tapi semenjak dia merried gue udah jarang lagi ketemu sama dia, apakabar ya dia sekarang?? Kangen lu ayy? Kaga…. Nanya doang. Lagian kita udah punya kehidupan masing-masing kok, dia udah bahagia sama istrinya dan gue pun bahagia sama pasangan gue yang sekarang dan doakan gue segera menyusul dia ke pelaminan. Aminnnn … Ketika kita dan mantan pasangan kita sudah punya kehidupan masing-masing untuk apa kita mengusik kehidupannya karena kita gak bahagia. Gue rasa apapun alasannya, kita gak boleh mengusik kebahagiaan mantan pasangan kita yang udah bahagia. Salahin aja diri lu sendiri kenapa lu sampai gak bahagia? Bukankah kebahagiaan itu diri kita sendiri yang ciptain? Kalau emang lu gak bahagia berarti lu gak pernah bersyukur sama apa yang Tuhan kasih buat lu atau standar kebahagiaan lu aja yang ketinggian?

Mantan gue ini boleh dibilang mantan paling paling paling dewasa, paling sabar ngehadepin gue yang bocah abis. Dulu umur gue masih 19th-an, masih abegeh, labil dan lebay mampusss. Eh sekarang juga masih lebay sih tapi gak pake mampus. Sebutlah mantan gue ini namanya Aldie (namanya gue samarin), dia ini hobby banget sama yang namanya anime. Gue sering banget dicuekin kalau dia udah sama temen-temennya di forum anime itulah apa namanya gue lupa. Waktu itu lagi nghits banget naruto sama bleach (nulis bleach-nya bener gak sih?), dia bisa nongkrong di computer lama pake bangetsss. Ngapain? Baca manga, ketawa-ketiwi sama temen-temennya di forum. Sebel sih dicuekin, dikacangin padahal gue lagi sebelahan sama dia. Eh tapi kalau gue lagi cemberut gitu dia selalu usap-usap kepala gue dan bilang “jangan manyun gitu yang penting kan aku gak main sama cewe lain”. Kalau udah di gituin gue biasanya senyum lebar. Tuhhh kann yahh bikin cewe seneng itu gampang, dikata-katain sweet aja udah seneng.

Aldie ini baik bangetlah, dia kerja dari jam 8pagi pulang jam 5sore, tapi kadang dia pulangnya larut malam demi jemput gue, padahal gue gak minta dijemput loh. Dia selalu jemput gue, padahal gue udah bilang gak usah bisa pulang sendiri karena gue tau dia cape kerja seharian. Tapi di hadapan gue, dia gak pernah ngeluh dikitpun kalau dia cape, dia selalu tersenyum depan gue. Itu yang bikin gue sayang sama dia. Pernah ya satu hari gue pengen jalan-jalan ke bukit bintang, dia penuhin mau gue tapi sial dijalan hujan. Kita neduh dulu lamaaa bangett, berharap hujan reda tapi sialnya hujan gak reda-reda. BT kan gue jadinyaaaa, batal jalan-jalan ke bukit bintangnya. Tapi Aldie selalu menangin hati gue, kita makan pinggir jalan. Tapi entah kenapa makan pinggir jalan rasanya kaya makan di restoran hotel bintang lima. Makan mau dimanapun sama aja yang bikin special itu bukan tempat atau mahalnya makanan tapi dengan siapanya kita makan.

Pernah satu waktu gue ngajakin Aldie pulang bareng tapi dia bilang “duluan aja neng, aku masih banyak kerjaan”. Tapi saking bocahnya gue waktu itu gue bilang ke dia “iya udah aku tungguin deh, anterin aku pulang”. Sampai jam 8malem Aldie gak ada kabar, gue sms dia.

Senin, 03 Juni 2013

Cinta itu...?

Kita gak akan pernah tau ya, kapan cinta menghampiri kita. Dengan siapa nantinya kita bakal menitipkan hati kita kembali sesaat setelah jatuh, berantakan, jungkir-balik atau apalah efeknya bagi hati yang patah hati. Beresin hati yang berantakan gak sama kaya beresin kamar yang udah kaya kapal pecah. Beresin kamar yang udah kaya kapal pecah cuman butuh beberapa jam atau paling lama seharianlah ya, tapi beresin hati yang berantakan? Gue rasa gak secepat itu, kecuali kalau dasarnya emang gak cinta-cinta banget.

Orang kalau lagi jatuh cinta pasti bawaannya mesem-mesem sendiri, liat HP cengar-cengir sendiri sampai-sampai lingkungan sekitarnya nganggap gila soalnya mesem-mesem sendiri, cengar-cengir sendiri, ketawa-ketawa sendiri. Pokoknya muka sumringah deh yang keliatan, jauh dari manyum kalau menurut gue. Jatuh cinta itu bisa bikin cantik, kenapa? Iyalah, soalnya senyum-senyum gitu. Loh kok cantik, kan cuman senyum doang ayy?? Lu tau gak, make-up paling sempurna itu bukan photoshop ataupun camera360 melainkan senyum. Kenapa gue bilang senyum? Coba aja deh lu cantiknya pake photoshop atau camera360 tapi lu selalu sedih, manyun dan gak pernah senyum, pasti cantiknya terlihat berbeda dengan yang senyumnya tulus dari dasar hati. Orang yang lagi jatuh cinta itu senyuman paling tulus loh. hahaha

Efek jatuh cinta itu dahsyat ya, seketika bisa bikin lu jadi alay bin lebay. Gak usah gengsi sih ngakuinnya, soalnya pasti semua orang jadi alay dan lebay kalau lagi jatuh cinta. Yang tadinya cuek sama penampilan tiba-tiba jadi sering dandan rapi, ngaca mulu, pake parfumnya udah kaya om-om genit yang lagi caper sama anak ABG (alias gak kira-kira bau parfumnya kaya yang mandi pake parfum), yang tadinya males jadi rajin. Pokoknya ngerubah orang jadi yang lebih baik lagi, iya gak semua sih ada juga yang ngerubah jadi gak bener. Tapi kalau menurut gue ketika cinta gak merubah lu ke arah yang lebih baik, itu bukan cinta.

Cinta yang baik itu tidak buta dan tuli, dia senantiasa melihat dan mendengar. Melihat apa? Melihat Cantik/ Cakepnya seseorang? Melihat kendaraan apa yang dia pakai pas jemput atau jalan sama kita? Melihat di lingkungan mana dia tinggal, di kawasan kompleks Real Estate apa di gang sempit pinggir kota? Atau melihat dimana dia selalu ngajak kita makan dan jalan-jalan? BUKAN!! Bukan it. Yang gue maksud melihat disini adalah melihat menggunakan mata hati kita. Maksudnya gimana gue gak ngerti ayy? Gini-gini maksud gue, yang gue maksud menggunakan mata hati itu adalah kita melihat bagaimana dia memperlakukan orang-orang disekitarnya, dia respect gak sama lingkungannya? Bagaimana dia memperlakukan oranglain? Bagaimana dia memperlakukan Ibu, adik, keluarga, teman, tetangga dan orang yang dia gak kenal? Gue sih sedikit banyak bisa menilai dari bagaimana dia bersikap dari perlakuannya terhadap lingkungan sekitarnya. Dia baik gak? Orang yang baik secara tulus akan terus selamanya seperti itu beda sama orang yang pura-pura baik. Pura-pura baik itu bikin capek loh. Contohnya nih, lu lagi pencitraan baik terus ada orang yang rese atau selalu repotin lu minta tolong ini-itulah, atau bahkan sekedar meminta tolong hal yang sepele. Kalau lu emang dasarnya tulus baik pasti lu gak bakal mengeluh dan ngedumel, beda sama orang yang lagi pencitraan. Orang yang lagi pencitaan, nolong sih pasti nolong soalnya kan lagi pencitraan tapi dia pasti ada bumbunya. Apa bumbunya? Mengeluh, ngedumel, menggerutu atau mungkin nolongnya sambil marah-marah. Hehehehehe ... Kalau gak ikhlas mending gak usah.

Cinta itu mendengar. Iya tentu saja dia pasti mendengar, dan pasti jadi pendengar yang baik. Selalu menjaga tutur bahasanya agar selalu terdengar baik tapi bukan nyepik ngegombal yah. Maksud gue gini, kalau emang cinta pasti gak bakal sampai mempedengarkan kata-kata kasar apalagi bentakan. Ketika seseorang yang kamu cintai berkata kasar, membentak apalagi main tangan itu adalah teguran dari Tuhan kalau dia tak cukup layak untukmu. Cinta itu halus lembut bukannya kasar. Tuhan aja gak pernah kasar kan sama kita? Dia selalu mencintai kita walaupun terkadang kita melupakan-Nya tetapi Dia tak pernah melupakan kita sedikitpun.

Gue rasa di dunia ini yang namanya Cinta sejati itu cuman Cinta Ibu kepada anaknya, cinta orangtua kepada anak-anaknya. Karena gak akan ada "mantan orangtua", gak bakal pernah ada hal seperti itu. Mantan pacar, mantan istri atau mantan suami pasti ada tapi yang namanya mantan anak itu gak akan pernah ada. Cinta orang tua buat kita selalu tulus, mereka susah payah cari nafkah biar kita anak-anakmya bisa hidup enak. Terkadang tak jarang kita minta handphone baru, motor baru, uang buat jalan-jalan kepada mereka tanpa mikir terlebih dahulu gimana susahnya nyari uang tapi kita selalu menyepelekannya. "Mama kok gitu sih? Cuman minta HP baru doang gak dikasih. Tuh liat temen-temen aku sama mamanya di beliin Samsung S4". "Pah, aku minta motor baru kan malu kalau jalan-jalan sama pacar pake motor jadul kaya begitu". "Mama, Papa jahat ah aku minta jalan-jalan aja gak dikasih emang gak sayang sama anaknya".
 Astagfirullah.... Dosa loh sebenernya kalau kita kaya gitu. Terkadang secara gak sadar mulut kita menuturkan kata-kata kaya gitu. Dipikir nyari duit gampang apa? Dipikir Beli Hp sama motor pake daun nangka apa yah?? Mau pacaran aja masih nyusahin orngtua, dosa banget ya kita. Kaya nya yang lebih penting buat kita itu pacar seneng ajah yah. Duhhh Astagfirullah ... aaaaaargghhh gue pernah kaya gitu. Gue pernah lebih dengerin apa kata pacar daripada orangtua,ngebantah orangtua demi pacar. Durhaka banget yahh gue....

Sekarang seiring berjalannya waktu gue jadi mikir, kalau ada orang yang lebih dengerin apa kata pacar ketimbang orangtua, kok gak sekalian minta masakin sarapan, minta pulsa dan minta duit bulanan dari pacar juga?? Takut di tinggalin pacar tapi gak takut durhaka sama orangtua.. Naudzubillah moga kita gak kaya gitu yaaa.... 
Cinta yang baik adalah cinta yang bisa menumbuhkan iman yang lebih kuat daripada sebelumnya, cinta yang membawa kita kepada perbaikan kualitas iman dan ibadah dan tentu saja jadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya bukan malah tambah ancur dan rusak. Carilah pendamping yang bisa membawamu bahagia dunia-akhirat karena kita gak cuma hidup untuk dunia saja. Cinta kepada orangtua dan Allah adalah sejatinya cinta. Karena cinta terhadap mereka itu membawa berkah. Bukankah Ridho Allah tergantung ridho orangtua? Sedangkan cinta sama Allah itu membawa berkah dan rahmat akan selalu tercurah.

Wah udah kepanjangan gue nulis, gak jelas juga yah gue nulis apaan bikin orang males baca. Emang ada yang baca tulisan lu ayy? Hahahaha Bodo amat ada yang baca atau gak ada yang baca juga, yang penting gue bisa numpahin apa isi otak gue. Buat yang bersedia luangin waktunya buat baca, makasih yaaa.... semoga ada manfaatnyaa......
 

Jumat, 24 Mei 2013

Serba Baru

Hallo apakabar? Semoga selalu dalam lindungan, keselamatan dan kebarokahan Allah ya. Amiinnnn
Ini hari ke-dua aku di kantor yang baru dengan suasana yang masih baru, lingkungan baru, cara kerja dan sistem yang baru, teman-teman yang baru, keluarga yang baru, ruangan kerja yang baru, karakter dan sifat orang-orang baru, pokoknya serba baru deh kecuali pacar baru. Hahahaha kalau pacar sih harus tetap 1hati, karena kalau 2 hati nanti kesempitan. Hati manusia itu cuman muat untuk 1 gak lebih. Loh kok jadi ngomongin hati sihh. Okee skip...

Karena semuanya serba baru, jadi harus bersosialisasi dan beradaptasi. Harus memahami karakter orang-orang disini. Harus cepet belajarnya biar gak ketinggalan sama yang lain. Ketinggalan apanya? Ketinggalan pesawat? Ketinggalan Kereta? atau Ketinggalan bis? Tentu saja bukan itu, tapi ketinggalan ilmunya. Ilmu apa aja? Banyak! Banyak ilmu yang dapat diserap disini, ilmu komputer, ilmu accounting dan yang lainnya. Disini aku harus banyak belajar dari yang senior-senior biar gak ketinggal jauh dari mereka, ilmunya harus aku serap. Biar visi Misi kerjaannya sama.

Kenapa aku resign dari kerjaan lama? Gak kenapa-kenapa sih, gak ada masalah sama orang-orang disana. Disana semuanya pada baik sama aku, suka bikin ketawa ngakak sampai lupa kalau lagi kena badai hati, suka di traktir makan akhh pokoknya buanyakkk banget deh. Jadi kangen kan sama mereka semua :(( ....
Kalau gak ada masalah kenapa resign? Pengen cari pengalaman dan ilmu yang baru. Jujur aja sih aku nyaman kerja di tempat yang lama dengan segala plus minus-nya, tapi aku harus keluar dari zona nyaman tersebut kalau aku mau berkembang. Aku mau berkembang, gak itu-itu aja. Pengen nyari pembelajaran ilmu yang aku sendiri belum dapetin. Salah gak sih? Enggak kan ya? Setiap manusia harus berkembang dan aku juga mau hal tersebut.

Alhamdulillah temen-temen disini pada baik-baik, ramah-ramah dan belum ada yang judes (jangan sampai ada yang judes), kekeluargaan banget disini temen-temenya dan suasananya. Semoga aku disini jadi bisa berkembang, bisa lebih baik lagi dari yang kemarin-kemarin, bisa lebih pinter lagi. Alhamdulilah dapet temen-temen baru, keluarga baru dan tentu saja ilmu yang baru.

Bismillah ya Allah... Semoga aku cepet adptasinya disini...
Amiinnnnnn