Jumat, 14 Februari 2014

Terima Aku Apa Adanya Part II

Pernah gak sih pengen di terima apa adanya? Pernah dong ya, sama gue juga pengen diterima apa adanya. Tapi menuirut gue statment terima gue apa adanya ini termasuk salah satu dari sekian ke-egoisan. Kenapa? Iyalah Egois, meminta seseorang menerima sifat jelek kita dengan statment terima gue apa adanya. Menurut Gue "Terima Gue Apa Adanya" hanya berlaku untuk kekurangan Fisik. Tolol banget rasanya ada seseorang yang pakai bumerang kalimat sakti "Terima Aku Apa Adanya" saat di tegur untuk berubah ke arah yang lebih baik lagi.

Contoh : Cowoknya Ngeroko terus si cewek bilang "yank, bisa matiin rokoknya ga? aku punya Asma". Terus si cowok dengan IQ yang jongkok malah bilang "katanya kamu nerima aku apa adanya". TOLOL banget kan!!!! Ada lagi contoh lainnya, si cowok bilang "yank, kamu rajin keramas dong biar rambutnya rapi" terus si cewek dengan sentimentnya dan nyolot ngejawab "Katanya kamu nerima aku apa adanya" dan si cowok pun mati kesengat kutu ceweknya.

Gak usahlah pake embel-embel "Terima Aku Apa Adanya" kalau kenyataannya masih bisa berubah kearah yang lebih baik lagi. Manusia itu makhluk egois tapi lebih egois lagi manusia yang kalau di tegor demi kebaikan selalu bilang "TERIMA GUA APA ADANYA". Nyadar gak sih lu, dengan lu bilang kaya gitu, itu bikin diri lu jadi manusia dengan ego yang paling tinggi dan IQ yang paling jongkok-sejongkok-jongkoknya! Gue jengah dengan kata-kata "terima gue apa adanya". Jengah dengan kelakuan manusia yang gak mau di kritik padahal buat kebaikannya sendiri, gue jengah dengan orang-orang yang kalau diminta berubah lebih baik selalu bilang "kok lu ga terima gue apa adanya". Rasanya pengen gue lempar ke laut biar jadi makanan hiu atau paus.

What mean of Relationship??

Entah kenapa tiba-tiba gue pengen nulis tentang Relationship. Gue nulis ini terinspirasi dari curahan hati temen-temen dan gue sendiri, yah walupun gue gak jago-jago amat ngomongin yang beginian. Ah elah gue juga baru berapa kali sih pacaran? bisa di itung jari kok. Kalau  gue perhatiin, semakin kesini semakin dini aja usia anak-anak untuk pacaran, ga tau deh orang tuanya udah ngebolehin dari tuh bocah taman TK, atau emang udah ada kurikulum untuk mata pelajaran “pacaran” sedari SD? Atau gara-gara kebanyakan nonton sinetron ya? Makanya Anak jaman sekarang SD aja udah pacaran, apalagi yang SMP, Apalagi yang SMA. Apalagi yang kuliah dan kerja?? Whatever...

Apa sih arti "Relationship" itu sendiri? Gue yang udah umur segini aja kalau ditanya apa arti Relationship pasti melongo, mikir dan nyari-nyari kata buat ungkapin apa arti Relationship itu sendiri. Menurut gue Relationship itu bukan sekedar "ikatan" tapi "komitmen" juga. Kalau lu gak bisa berkomitmen jangan sok-sok-an deh Relationship-Relationship segala. Mending lu main aja gih di taman, naik ayunan sambil makan eskrim. Ngerti kali maksud gue apa. Iya kali lu ngaku katanya sedang In Relationship tapi yah lu gak punya komitmen sama aja lu kaya bocah.

In Relationship itu butuh komitmen, kejujuran, kepercayaan, keterbukaan dan kenyamanan.

Komitmen itu apa sih? Kalau menurut gue komitmen itu mau dibawa kemana hubungan kita, kaya lagu Armada. yang artinya harus ada ikatan pasti antara 2belah pihak, jangan mau digantung soalnya muka lu bukan jemuran dan bukan peuyeum gantung. Digantung itu gak enak men...  baju aja digantung bisa kering apakabar hati? bisa gosong dan jadi fakir asmara. sedih banget yah... Komitmen bukan berarti lu mesti tembak-menembak sama gebetan lu, lu lagi gak main pinball. aduhh apaan sih ayy lu ngaco banget nulis apaan sih?? gue juga bingung gak tau gue nulis apa. pokoknya Komitmen itu adalah saling menjaga hubungan yang ada, teu leor (ini gue gak tau bahasa indonesianya apa), gak labil (gue suka labil) pokoknya mau dibawa kemana hubungan kita, ke KUA dong masa ke TPU. Ngaco sumpahh!!

KEJUJURAN...

Kejujuran itu adalah modal penting banget dalam hubungan. Kalau buat hal kecil aja udah gak jujur apalagi hal yang besar coba. Kalau ada yang bilang bohong demi kebaikan itu BULSHITT abiss. Yang namanya bohong ya tetep aja bohong, karena ketika ada kebohongan maka munculah kebohongan berikuttya untuk menutupi kebohongan yang pertama.  Sekalinya lu bohong pasti akan dan bakal bohong seterusnya.

KEPERCAYAAN...

Apalah arti sebuah In Relationship tanpa kepercayaan?? NOTHING.. Percayaan itu modal yang penting dalam sebuah hubungan. Kalau lu gak percaya sama pasangan lu, ngapain lu berkomitmen? yang ada lu bakal tersiksa, curigaan mulu. Asal lu tau aja ya di curigaiin itu gak enak banget sumpah. Misalnya nih, kita udah cape-cape setia sama pasangan kita tapi pasangan kita itu cemburuan abis, bawaannya curiga mulu. Kesel kan? Apalagi dituduh yang macem-macem. Makanya percaya aja udah, kasih dia kepercayaan penuh. Kalaupun dia menyia-nyiakan kepercayaan lu, berarti dia bukan buat lu dan Tuhan sudah menyiapkan yang lebih baik dari dia.

KETERBUKAAN..

Kalau ada yang gak enak itu ya diomongin, bukannya diem. Lu pikir pasangan lu cenayang yang bisa tau apa yang lu mau tanpa lu harus ngomong?? Ngomong makanya ngomong.. Tuhan ngasih mulut itu depan bukan dibelakang, apa tujuannya? Biar kita ngomong didepan bukan dibelakang orangnya. Misalnya gini "kamu kenapa sayang, kok diem aja?" trus si pasangannya jawab "gapapa kok"..Tapi gak lama kemudian dia ngomel-ngomel dan bilang kalau pasangannya ini gak peka. Lah, dia sendiri yang bilang "gapapa". Kalau mau di ngertiin ya ngomong apa maunya, gak usah pake kode-kodean. jangan harap oranglain bisa ngertiin kamu kalau kamu sendiri gak bisa ngertiin diri kamu sendiri.

KENYAMANAN...

"Bukan sekedar materi atau fisik tapi tentang kenyamanan hati"
Kalimat itu mungkin bisa menjelaskan kenapa kita gak milih jadian sama orang yang tajir, cakep atau cantik walaupun orang tersebut suka sama kita. yess betul sekali.. semuanya kembali ke hati, kenyamanan hati, keyakinan hati yang gak bisa ditukar dengan materi ataupun kecantikan fisik dan sesuatu yang bisa membuat seseorang merasa nyaman dan yakin akan pilihannya, walaupun kadang ukuran yang bisa buat nyaman dan yakin itu gak jelas. Karena hati itu dipilih dan ketika hati itu terpilih, mereka akan bersama.
kalau menurut gue pribadi, kenyaman dan keyakinan itu bisa dirasain dari awal-awal kita pas deket sama seseorang atau kenal dan emang gak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Kalau di suruh mendeskripsikan bagaimana kenyamanan itu mungkin gue bakal jawab, gue bisa jadi diri sendiri, gue bisa ngobrol apapun sama dia tanpa harus jaim. Saat gue bisa menceritakan masalah apapun dari hal yang gak penting sampai yang terpenting sekalipun, saat gue tertawa atau menangis dengan bebas dan dia selalu ada disamping gue dan selalu memberikan semangat dan keyakinan kalau gue pasti bisa.

Intinya adalah kalau belum bisa berkomitmen jangan sok-sok-an In Relationship, karena In Relationship bukan hanya sekedar status apalagi buat gaya-gayaan. Kalau lu masih menganggap status dan haus akan pengakuan mending lu ke luat gih sana, nguras laut pake gayung. Kalau cuman sekedar "I LOVE YOU" atau ngasih coklat dan bunga mawar anak SD juga bisa kali. Hanya Pria sejati yang mampu memberikan ikatan nyata untuk pasangannya (dibaca : nikah)

Sekian tulisan gak penting buat gue, gue gak maksud nyinyir atau apa. Gue disini hanya ingin menulis, menuangkan apa yang ada di pikiran gue melalui jari-jari gue. Sekian dan Terima angpao ;)

Sabtu, 30 November 2013

Ijinkan Aku Mencintaimu Karena Allah

Ijinkan aku mencintaimu karena Allah.
Ketika diriku resah dalam menanti kehadiranmu..
Berdoalah pada Allah dan mintalah hanya pada-Nya
dan berusahalah karena ku yakin insan tiada upaya
dan Allah pemilik nyawaku, memohonlah pada dia yang hak..

Milikilah hatiku dengan ijin Allah 
dan milikilah cintaku karena agamaNya 
dan milikilah jiwaku karenaNya
sekiranya dirimu telah siap maka dapatilah aku karenaNya
dan akupun menantimu diatas sejadah cintaNya

jadilah selalu kau imamku yang dapat mengajarkanku
mengorbankan seluruh hidupku,
jiwa dan hartaku untuk kepentingan dakwah dijalan Allah..

jadilah selalu kau imamku yang dapat mengajarku rela hidup dalam kefakiran 
untuk mengecap manisnya bersama suami tercinta

jadilah selalu kau imamku yang dapat mengajarkanku
untuk selalu menjaga kehormatan diriku
dan taat beribadah kepadaNya

jadilah selalu kau imamku yang dapat mengajarkanku
menyediakan tempat tertinggi dalam hatiku
rasa cinta kepada Allah dan Rasul diatas kecintanku pada suami

jadilah selalu kau imamku yang dapat membimbingku untuk selalu berjalan diatas jalanNya
jadilah selalu kau imamku yg akan selalu mengingatkanku untuk selalu mengingatNya
jadilah selalu kau imamku yg akan selalu mengajarkanku kebesaran cinta kepadaNya

aku sangat berharap Allah berkenan pelihara perasaan ini..
perasaan mu untukku, dan perasaanku untukmu
sampai tiba waktunya kita ditakdirkan bersatu dalam jalinan yang diridhoiNya..


Amin YaRobal Alamin :)

Kamis, 28 November 2013

In the name ALLAH, I Love you :)


"Ya Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, saya terima pasangan saya sepenuhnya, maka terimalah saya sebagai hambaMu, dan terimalah ibadah-ibadah saya kepadaMu.

Ya Allah saya akui, bahwa ini semua tidak mudah, tapi saya sadari bahwa saya adalah yang terbaik baginya dan dia adalah yang terbaik bagi saya, maka akuilah saya sebagai hambaMu.

Ya Allah saya maafkan berbagai kekurangannya, saya maafkan diri saya yang masih belum pandai mencintainya, maka maafkanlah dia dan maafkanlah saya yang terlalu sering menuntut kepadaMu dan kepadanya.

Ya Allah yang Maha Pemaaf dan Pengampun, ampunilah dosa kami berdua..bersihkan hati kami berdua..rahmati hati kami berdua...

Ya Allah, saya serahkan urusan ini kepadaMu, maka serahkanlah rasa cinta yang indah dariMu kepadaku, dan perindahlah pernikahanku dengannya..

Ya Allah, saya lepaskan semua permasalahan ini, maka lepaskanlah saya dari masalah ini... Amiin..

Sabtu, 19 Oktober 2013

Gatau kasih judul apa, lagi Lieur

Dear ..
Udah lama ya gue gak coret-coret disini, entah karena kesibukan, kemalasan atau saking lemahnya untuk menuliskan semua apa yang gue rasain? Gak tau, yang jelas gue sekarang lagi labil banget. Bentar-bentar ketawa ngakak, 5menit kemudian langsung mewek-mewek berasa lagi main drama FTV. Cuman bedanya kalau drama FTV pasti happy ending, nah kalau drama gue? Mirip kaya sinetron Tersanjung atapah cinta fitri ya? Ceritanya gak kelar-kelar. Ahh bodo amatlah mau bilang apa juga, karena lu gak rasain apa yang gue rasain. Tuh kan bener labil...

Hidup itu emang unik ya, sebentar bahagia, sebentar sedih lalu bahagia lagi terus sedih lagi dan akan selalu begitu. To be continued.... Dan gue tau Sutradara gue adalah sutradasra terbaik yang pernah ada, Dia sudah menyiapkan naskah sedemikian rupa jauh sebelum gue terlahir didunia ini, iya Dia itu Allah. Allah yang paling MAHA, MAHA segala-galanya. Hidup kayanya bakalan monoton banget kalau kita cuman seneng terus atau sedih terus, semuanya pasti datang silih berganti seperti siang-malam, setelah matahari lalu muncul bulan. Begitulah hidup...

Ketika kesedihan menghampiri, menyesakkan dada atau bahkan bikin kamu sulit bernafas dan menghela nafas yang sangat panjang, mungkin kamu anggap ini sebagai cobaan atau mungkin malah jadi ajang galau? Gue tau, ALLAH kasih gue cobaan biar gue semakin dewasa, kualitas iman gue semakin tinggi, dan ALLAH yakin kalau gue bisa menghadapi semua ini. Bukankah ALLAH memberikan cobaan sesuai batas dan kemampuan umatnya? iyaa, tentu saja. Gue harus yakin sama diri gue sendiri kalau gue itu "BISA". Tapi  sebagai manusia biasa gue kadang khilaf, kadang lemah dan gak tau terimakasih alias lupa bersyukur.  Tapi yah, orang kalau lagi galau kan suka khilaf :( ya ALLAH maafkan aku kalau aku suka lupa bersyukur :((

kebahagian itu muncul karena pemikiran kita sendiri, kita yang menentukan kita mau bahagia, galau atau sedih. Semuanya ada di otak dan pikiran kita. Bahagia itu kita yang ciptain, keluarga, sahabat, teman, pacar dan uang adalah pelengkapnya. itu sih kalau menurut gue. ahh teuing lieuirr pokoknya gitulah.... pengen bahagia ya tinggal bahagia, pengen sedih ya silahkan tinggal drama aja. Oranglain pasti akan lebih memilih orang yang bahagia ketimbang yang hidupnya galau mulu. Karena energi orang bahagia itu bersinar (ceunah) membawa pengaruh positif untuk lingkungan sekitarnya, sedangkan energi orang yang galau mah suram. Hidup gue suram dong yah kan lagi galau. hari kerja galau, libur galau, libur kejepit juga galau apalagi kalau weekend galau, galaunya gak pernah libur!!! SURAM emang.....

Oke Fine, gue pengen seneng-seneng, pengen ketawa-ketawa gak ada beban. Ibarat anak TK yang jatuh dia nangis sebentar lalu kembali berlari. harus contoh dari bocah-bocah TK, apapun yang di hadapi harus tetep kembali berdiri dan berlari demi dapetin apa yang di mau. Semoga...

Ayo ayy pasti bisa!!! Harus BISA!!

Jumat, 30 Agustus 2013

Andaikan....




Seandainya gue bisa mengulang waktu, seandainya gue punya mesin waktu. Gue pengen balik ke masa dimana mungkin impian dan cita-cita gue bisa terwujud. Dan sekarang tiba di ujung rasa penyesalan gue, gue bisa apa? Nangis... tapi apa semua nya bisa merubah keadaan? Apa bisa gue dapetin apa yang udah dulu gue sia-sia-in? Sama sekali gak bisa. Seandainya penyesalan itu datang di awal mungkin gue gak bakal kaya gini kali yah.. ahhhh namanya juga manusia kalau udah kena batunya baru aja kapok.

Gue nyesel kenapa dulu gue terlalu bego dan bodoh bahkan buta. Loh emang kenapa?? Gue bodoh saking sayang dan cinta nya sama seorang cowok gue rela menggadai bahkan membuang harapan, impian dan cita-cita tertinggi gue. Gue pengen banget sekolah kedokteran, sampai pada akhirnya Kakaknya Papa memberikan gue kesempatan untuk sekolah di kedokteran. Dia rela membiayai kuliah gue dan gue harus tinggal sama dia di Malaysia. Papa Mama ngedukung gue, mereka support gue soalnya mereka tau itu impian gue sekolah di kedokteran. Tapi di sisi lain gue berat meninggalkan Indonesia, kenapa? karena gue punya pacar. Gue ngobrol sama dia, gue cerita ke dia kalau gue dapet beasiswa sekolah kedokteran di Malaysia. Kenyataannya pacar gue gak setuju gue kuliah jauh-jauh, dan lebih stupid bin begog nya lagi gue buang jauh impian gue itu. Gue gak ambil beasiswa itu, gue kubur dalam-dalam impian dan cita-cita gue. Sampai gue di bego-begoin sama semua temen-temen gue dan keluarga gue.

Gue gak tau apa yang ada di pikiran gue saat itu, saat itu gue cuman takut kehilangan pacar gue, gue takut dia ninggalin gue. Gue pikir kalau gue sama dia beda negara nanti kita gak bisa ketemu-ketemu dan dia bakal sama cewek lain. Gue pikir dia cegah ge pergi karena sayang sama gue, gak mau jauh dari gue dan takut kehilangan gue, kenyataannya lain. Kenyataannya dia balik ngekhianatin gue, dia selingkuh sama sahabat gue sendiri. DAAAMMMNN !!! Gue salah apa sampai dia kaya gitu? Gue kurang apa lagi?? Gue selalu mati-matian merjuangin buat selalu bareng sama dia, tapi dia dengan mudahnya ngekhianatin gue. Selama 1tahun dia khianatin gue, dia kasar setiap emosi dan cekcok mulut pun gue tetep sabar, diem dan mengalah. Tapi kaya gini balasannya....

Sekarang gue nyeeeseeeel se-nyesel-nyesel-nya....
Andai ajaaaaa dulu beasiswa itu gue ambil, mungkin sekarang gue udah punya masa depan yang cerah dan punya gelar dokter.. Seharusnya gue tau, kalau sayang harusnya mendukung dan membawa ke arah yang lebih baik dan gak egois.. Andai waktu bisa di putar kembali, gue bakal perbaiki semuanya. Tapi semuanya mustahil, uang sebanyak apapun gak akan bisa membeli waktu dan mengembalikan waktu yang telah tertinggal ...

Sabtu, 08 Juni 2013

Memories Never Die


Setiap orang yang  hadir di scenario kehidupan kita pasti meninggalkan jejak hidup bagi kita, entah itu jejak yang ketika kita mengingatnya dipenuhi dengan senyum kecil, tertawa, menangis atau bahkan penyesalan. Semua orang yang hadir di kehidupan kita pasti ada kesan tersendirinya bagi kita, meskipun dia hadir gak sebagai peran utama boleh dibilang peran piguran yang sekali lewat aja. Sekalipun hanya seorang piguran, gue yakin sih seseorang ini meninggalkan jejak di kehidupan kita. Entah itu kenangan atau pelajaran berharga yang kita petik.

Kali ini gue mau nulis tentang MEMORIES, itu bahasa kerennya dari KENANGAN. Eh bukan bahasa kerennya sih, tapi bahasa Englishnya dari kenangan. Biar kerenan dikit sih tulisan gue ada English-Englishnya sok british padahal lidah aja gue lidah sunda alias gak bisa bahasa English. Gue kan cinta tanah air Indonesia, jadi yah harap dimaklum aja sih ya kalau gue gak bisa bahasa English. Hehehee ngeles ini mah…..

Memories Never Die, Kenangan gak akan pernah mati. Kenapa gue bilang kenangan gak akan pernah mati? Iya karena semua yang terjadi dikehidupan kita semuanya terekam sama otak. Kalau yang amnesia gimana? Itu beda lagi, eh tapi yang amnesia gue rasa mereka juga bisa merasakan soalnya mereka masih punya hati. Kenangan itu kan gak cuman otak aja yang merekam tapi hati juga menyimpan kok. Kita mengingat tentang kenangan bukan berarti kita belum bisa Move on yah, jangan disangkut-pautin tulisan gue ini kalau gue lagi kangen mantan. ENGGGAAAKK WOYY!! Gue gak lagi kangen mantan, gue juga udah move on kok. Orang yang udah move on gak akan bilang-bilang kalau dia udah move on, tapi disini gue kudu bilang kali aja ada yang baca tulisan ini terus ke-GR-an deh kalau gue belum bisa move on dari dia. Hihhhh gak ye bang, gue udah lama move on dari lu asal lu tau aja, lu nya aja yang selalu ke-GR-an dan selalu nyangkut pautin apa yang gue tulis itu selalu buat lu. Mantan gue bukan cuman lu doang. Dihhhh!! Loh kok jadi emosi sih…

Kenangan seseorang dikehidupan kita itu gak bisa kita hapus walaupun kita udah move on. Karena menurut gue Move on itu adalah memaafkan, mengikhlaskan dan meletakkan segala sesuatu pada tempatnya lalu kita melanjutkan hidup. Bukankah hidup emang harus selalu berjalan yah? Tentu, life must go on but memories never die. Kita bisa saja menghapus segala sesuatu tentang dia, tapi kenangan? Gue rasa gak bisa. Kenangan sama mantan juga gitu kok, pasti kita masih ingat masa-masa lucunya kita sama dia, awal ngedate, ngumpulin potongan tiket bioskop pas nonton (gue rasa semua orang pernah ngalamin hal kaya gini hahaha). Kita pasti sedikit banyak masih inget kenangan sama mantan dari yang mulai ketawa konyol, berantem gak penting sama berantem edan berasa lagi main FTV. Hayooo ngaku… Gue juga masih inget betul kenangan-kenangan sama mantan dulu. Dari cerita konyol sampe yang drama FTV. Hahahaha

Gue punya mantan dulu banget, sekarang dia udah merried. Tiap ketemu dia, dia selalu manggil gue pake sebutan neng ayy (panggilan pas pacaran dulu). Tapi semenjak dia merried gue udah jarang lagi ketemu sama dia, apakabar ya dia sekarang?? Kangen lu ayy? Kaga…. Nanya doang. Lagian kita udah punya kehidupan masing-masing kok, dia udah bahagia sama istrinya dan gue pun bahagia sama pasangan gue yang sekarang dan doakan gue segera menyusul dia ke pelaminan. Aminnnn … Ketika kita dan mantan pasangan kita sudah punya kehidupan masing-masing untuk apa kita mengusik kehidupannya karena kita gak bahagia. Gue rasa apapun alasannya, kita gak boleh mengusik kebahagiaan mantan pasangan kita yang udah bahagia. Salahin aja diri lu sendiri kenapa lu sampai gak bahagia? Bukankah kebahagiaan itu diri kita sendiri yang ciptain? Kalau emang lu gak bahagia berarti lu gak pernah bersyukur sama apa yang Tuhan kasih buat lu atau standar kebahagiaan lu aja yang ketinggian?

Mantan gue ini boleh dibilang mantan paling paling paling dewasa, paling sabar ngehadepin gue yang bocah abis. Dulu umur gue masih 19th-an, masih abegeh, labil dan lebay mampusss. Eh sekarang juga masih lebay sih tapi gak pake mampus. Sebutlah mantan gue ini namanya Aldie (namanya gue samarin), dia ini hobby banget sama yang namanya anime. Gue sering banget dicuekin kalau dia udah sama temen-temennya di forum anime itulah apa namanya gue lupa. Waktu itu lagi nghits banget naruto sama bleach (nulis bleach-nya bener gak sih?), dia bisa nongkrong di computer lama pake bangetsss. Ngapain? Baca manga, ketawa-ketiwi sama temen-temennya di forum. Sebel sih dicuekin, dikacangin padahal gue lagi sebelahan sama dia. Eh tapi kalau gue lagi cemberut gitu dia selalu usap-usap kepala gue dan bilang “jangan manyun gitu yang penting kan aku gak main sama cewe lain”. Kalau udah di gituin gue biasanya senyum lebar. Tuhhh kann yahh bikin cewe seneng itu gampang, dikata-katain sweet aja udah seneng.

Aldie ini baik bangetlah, dia kerja dari jam 8pagi pulang jam 5sore, tapi kadang dia pulangnya larut malam demi jemput gue, padahal gue gak minta dijemput loh. Dia selalu jemput gue, padahal gue udah bilang gak usah bisa pulang sendiri karena gue tau dia cape kerja seharian. Tapi di hadapan gue, dia gak pernah ngeluh dikitpun kalau dia cape, dia selalu tersenyum depan gue. Itu yang bikin gue sayang sama dia. Pernah ya satu hari gue pengen jalan-jalan ke bukit bintang, dia penuhin mau gue tapi sial dijalan hujan. Kita neduh dulu lamaaa bangett, berharap hujan reda tapi sialnya hujan gak reda-reda. BT kan gue jadinyaaaa, batal jalan-jalan ke bukit bintangnya. Tapi Aldie selalu menangin hati gue, kita makan pinggir jalan. Tapi entah kenapa makan pinggir jalan rasanya kaya makan di restoran hotel bintang lima. Makan mau dimanapun sama aja yang bikin special itu bukan tempat atau mahalnya makanan tapi dengan siapanya kita makan.

Pernah satu waktu gue ngajakin Aldie pulang bareng tapi dia bilang “duluan aja neng, aku masih banyak kerjaan”. Tapi saking bocahnya gue waktu itu gue bilang ke dia “iya udah aku tungguin deh, anterin aku pulang”. Sampai jam 8malem Aldie gak ada kabar, gue sms dia.