Sabtu, 12 April 2014

I Wish...

ingin aku mencintai juga di cintai seutuhnya
bukan setengah dari kehampaan hati
tertusuk menjerit oleh duri
terbawa debur ombak dalam ratap tak bertepi
HANCUR!!
lebur bsama jeritnya kecewa. 

ENTAH...
bukan lagi impas pada pengharapan jiwa
bila kenyataan mencinta tak berbalas dicinta
setitik harap pun menjadi sia-sia
karena akhirnya aku yang terluka
tak memiliki cinta seutuhnya.
apalagi mampu memandang cinta dengan sempurna!!


Nb : Coba dibaca sambil denger lagu SecondHand Serenade - Fall For you :)

Only God knows ....

jika cintaku padamu adalah cinta buta, campakkan aku dengan kata-kata terketus yang bisa kau ucapkan.
jika cintaku padamu menjauhkan aku dan dirimu dari ALLAH maka hinakan aku dengan hinaan yang paling hina yang bisa kau lontarkan.
jika cintaku padamu tidak bisa membawamu pada perbaikan kualitas diri maka tutuplah hatimu untukku serapat mungkin yang kau bisa.
NAMUN ...
jika cintaku karena pengabdianku pada ALLAH
Jika cintaku karena ingin membawamu pada kedekatan dengan ALLAH.
jika cintaku karena ingin menjadikan dirimu sebagai IMAMKu kelak d hari nanti
Jangan kau palingkan wajahmu
jangan kau tutup hatimu
Jangan kau campakkan diriku.

jika suatu saat nanti kamu pergi ninggalin aku, aku akan selalu berdoa kepada ALLAH..

"ya ALLAH, beri aku kekuatan untuk melihat dia bersama yang lain. Beri aku kekuatan untuk melihat dia dalam pelukan yang lain. Beri aku kekuatan untuk melihat dia bahagia dengan yang lain, jangan biarkan air mata ini keluar mengalir. ya ALLAH, beri aku kekuatan untuk tersenyum melihat kebahagiaan mereka, meskipun didasar hati ini tersimpan rasa sakit yang teramat dalam. Mungkin hanya dengan yang lain, dia menemukan dunianya yang sempat hilang"

Aku akan pergi tinggalkan semua, mengemasi semua mimpiku yang telah terbang bersama bayangmu dan doa setulus hati menyertai kebahagianmu dengan dia yang disana..

Amiinnn...

Jilbabku karena Allah :)

Banyak syubhat di lontarkan kepada kaum muslimah yang ingin berjilbab. Syubhat yang 'ngetrend' dan biasa kita dengar adalah "Buat apa berjilbab kalau hati kita belum siap, belum brsih, masih suka 'ngerumpi' berbuat maksiat dan dosa-dosa lainnya, percuma dong pake jilbab! Yang penting kan hati! "

Syubhat lainnya lagi adalah "Liat tuh kan hadits yang berbunyi: "Sesungguhnya Allah tidak melihat pada bentuk(rupa) kalian tapi Allah melihat pd hati kalian..! Jadi yang wajib adalah hati,menghijabi hati. Kalau hati kita baik maka baik pula keislaman kita walau kita tidak berkerudung! "

Siapapunun yang berfikiran dan berpendapat demkian maka wajiblah baginya untuk bertaubat kepada Allah Ta'ala memohon ampun atas kejahilannya dalam memahami syariat yang mulia ini. Jika agama hanya berlandaskan pada akal dan perasaan maka rusaklah agama ini. Bila agama hanya didasarkan kepada orang-orang yang hatinya baik dan suci, maka tengoklah disekitar kita ada orang-orang yang beragama Nasrani, Hindu atau Budha dan lainnya . Lihatlah dengan seksama ada diantara mereka yang sangat baik hatinya, lemah lembut,dermawan, bijaksana. Apakah kamu setuju untuk mengatakan mereka adalah muslim? Tentu akal kamu akan mengatakan "tentu tidak! karena mereka tidak mengucpkan syahadatain, mereka tidak memeluk islam, perbuatan mereka menunjukkan mereka bukan orang islam".


Sebenarnya apa sih hakikat jilbab yang sebenarnya?
Di kutip dari satu artikel, hakekat jilbab adalah hijab lahir batin. Hijab mata dari memandang lelaki yang bukan mahram. Hijab lidah dari berghibah dan kesia-siaan, usahakan selalu berdzikir kepada Allah SWT. Hijab telinga dari mendengar perkara yang mengundang. Hijab hidungmu dari mencium cium segala yang berbau busuk. Hijab tangan-tangan dari berbuat yang tidak senonoh. Hijab kaki dari melangkah menuju maksiat. Hijab pikiran dari berpikir yang mengundang syetan untuk memperdayai nafsu. Hijab hati dari sesuatu selain Allah SWT (coba deh baca satu kisah nyata di ukimedia.wordpress.com , cukup menarik).

Bagi yang belum berjilbab, bukan halangan untuk berjilbab meski merasa diri masih kurang baik akhlaknya. Jilbab itu wajib lho. Sedangkan akhlak masih bisa diperbaiki seiring dengan berjalannya niat. Akhlak dan Jilbab adalah 2 hal yang berbeda.

Selama ini yang kita lihat adalah fenomena munculnya istilah jilbab gaul. Apa sih maksudnya? Coba deh lagi-lagi, bandingkan antara jilbab yang gaul dengan jilbab yang syar’i. Sinkron gak antara istilah keduanya. Ingat, berjilbab bukan cuma karena ingin ikut-ikutan model lho, bukan cuma karena pengen tampil beda, bukan karena ada orang bilang “eh, kamu kelihatan lebih cantik loh kalau berjilbab..bla..bla..bla..” lantas akhirnya kamu berjilbab, atau karena ada pihak bukan muhrim “cowok idaman” yang kamu kagumi ternyata suka tipe cewek berjilbab lantas kamu berlomba-lomba dalam berjilbab, he…. Aduh, bukan itu atuh neng maksudnya…. Niat berjilbabnya sih dah bagus, tapi kembali lagi kita ke niat awal yakni “Lillahi ta’ala”, karena mengharapkan ridho dariNya. 

Wahai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu serta para wanita kaum beriman agar mereka mengulurkan jilbab-jilbab mereka ke seluruh tubuh mereka.Yang demikian itu agar mereka mudah dikenal dan tidak diganggu orang. Allah Maha pengampun lagi Maha penyayang.” (Al Ahzab: 59)

Mungkin sebagian dari kamu sudah tau. Coba deh lihat di Al-Ahzab: 59 dan An Nuur: 31. Nah, kamu sudah mahfum kan maksudnya. Jadi arti berjilbab itu sendiri bukan hanya sekedar untuk menutupi bagian kepala yang tak layak dipandang oleh selain muhrim saja tetapi jilbab juga harus menutup dada (share aja yah…, bukan maksud menggurui, tetapi menyampaikan sesuatu yang diketahui, kan katanya “Sampaikanlah walaupun se-ayat” :D ). 

Analoginya jilbab itu sebagai kerang, maka dirimulah mutiaranya, yang tetap terlindungi hingga suatu saat nanti menjadi yang terindah.

Atau ada analogi lain kalau seorang muslimah yang menghijabi dirinya itu diibaratkan secantik bunga mawar yang dilindungi oleh duri, jadi nggak gampang dipetik begitu saja.. kecuali setelah Allah SWT mendatangkan jodohnya..

Kamis, 03 April 2014

Dear God...

Entah berapa tetes airmata yang lagi-lagi aku keluarkan untuk menangisi hal yang terulang lagi.
Entah seberapa sakit dan sesaknya yang kembali aku rasakan.
Pedih... Iya begitu Pedih.
Sakit... Iya teramat sakit.
Ingin berbicara, tapi entah kepada siapa?
Mungkin hanya kepada lantai dingin yang dilapisi sejadah
Bibir dan bathinku sibuk mengadu
Tangan meminta diiringi hujan di sudut gelap mataku
Ya Allah...
Aku meminta padaMu, kuatkan bahuku, tegakkan langkahku dan tebalkan keimananku
Jangan sampai cobaan dariMu ini membuatku melakukan hal bodoh
Atau justru melepas atau bahkan menggerogoti kadar keimananku.
Ya Allah...
Aku tau, Engkau memberikan ujian tidak akan melewati batas kemampuan hamba
Hamba yakin akan janjiMu yang tak pernah ingkar bahwa setelah kesukaran akan ada kemudahan dan setelah tangisan akan ada berkah dan kebahagiaan jika hamba ikhlas.
Berikan hamba kesabaran dan keikhlasan yang luas.
Hanya kepada-Mu lah hamba meminta dan mengadu...

Annoying people for me !

Hallo...
Gue mau menumpahkan eneg-eneg gue yang tersimpah jauh didalam hati gue, gue tau sih kalau mulut gue itu rese banget kalau ngomentarin orang. Mulut gue masih bisa gue rem untuk gak asal ceplos kalau orang yang ngeselin itu cuman sekali atau dua kali berbuat hal yang menurut gue "apasih". 

Gue paling BT dan eneg banget sama orang sok-sok suci, sok-sok agamis banget, sok-sok sholehah. Maksudnya gini, kita boleh ngerasa shalehah tapi jangan sok-sok mengaku paling shalehah. Contoh gini : Didepan semua orang kita nunjukin kalau kita itu wah banget ibadahnya, pengen banget keliatan kalau kita itu ibadahnya rajin. Bukannya ibadah itu bukan untuk diumbar-umbar ya? Kalau di umbar jatuhnya malah riya. Ada contoh lain, karena pengen banget dianggap shalehah sama orang, terus kita sok-sok-an bilang gak mau pacaran, gak mau ngarepin cewek/ cowok yang kita suka saat itu padahal dalem hati kita ngiri kalau liat orang yang lagi pacaran atau ada keinginan seperti mereka. Tapi gue gak ngiri kok ayy? Yakin gak ngiri?? Pernah ada keinginan pengen seperti mereka yang pacaran ga? Pernah nyeplos "aku pengen ih ada yang perhatian sama aku, ada yang ajakin jalan-jalan". Itu namanya apa?? Kalau emang beneran shalehah ya buanng jauh-jauh perasaan kaya gitu, tetap istiqamah. Kalau kita gak mau pacaran tapi masih ada keinginan atau ngiri sama mereka yang pacaran, kesannya terlihat munafik. Paling gak suka sama orang yang kaya gini. Gue emang jauh dari shalehah, pake jilbab aja belum sempurna, baju masih ngetat-ngetat tapi yah gue berusaha terus memperbaikinya. Belajar untuk terus tambah melebarkan jilbabnya, kalau masalah pacaran jujur aja, gue belum bisa. Gue gak mau sok-sok-an pengen terlihat sok shalehah padahal munafik. Gue juga gak Islami banget, yang bisa gue ikuti ya gue ikuti kalau gak bisa ya gue gak ikuti dari pada jatuhnya munafik. HAHAHAHAHAHAHAHA semua orang kan beda-beda pendapatnya, beda orang ya beda kepala, beda pemikiran, beda hati juga mungkin. *no offense* CMIIW

Next...
Gue sebel banget sama orang yang sok apalah, sok merasa paling menderita sedunia. Hey youuu liatt dong dibawah lu ada jutaan diluar sana yang lebih sengsara dari lu tapi mereka enjoy-enjoy aja. Kita sibuk mengeluhkan hidup kita yang gini-gini aja tapi coba lu buka mata dan hati lu lebar-lebar kalau diluar sana ada orang yang berharap dan ingin kehidupan seperti kita *sigh*. SUka sebel sih kalau dicurhatin sama orang yang ngeluhin hal itu-itu mulu, masalah itu-itu terus, dikasih solusi terus besoknya curhat itu-itu lagi. Mending emang gak usah ditanggepin orang kaya begitu mah, dikasih solusi dan nasehat panjang lebar juga tetep batu berasa ngomong sama tembok. Gak usah didengerin kalau curhat suruh curhat sama tembok aja atau semut ditembok atau mungkin kipas angin aja. Kalau ada yang curhat model begini sama gue, gue mah males banget dengerinnya juga kaya gak ada kerjaan lain. Emang kerjaan gue dengerin yang kaya gini doang? Gak ada kerjaan yang lebih penting daripada dengerin orang bebal? BUANG-BUANG WAKTU.....
Adalagi tipe manusia yang doyan curhat tapi sok berasa paling sabar. Merasa kalau dia paling sabar menghadapi pelik kehidupannya, menghadapi masalah yang menimpa dia. Pokoknya merasa paling sabar banget dan merasa paling teraniaya. HEYYYYYY YOUUU Asal tau aja ya kalau sabar itu gak pernah ngeluhin ini-itu-ini-itu. Bukan sabar namanya kalau masih suka ngeluh, bolehlah sesekali mengeluh tapi kalau ngeluh terus-terusan apa iya masih dibilang sabar?? Kalaupun emang mau ngeluh dan berkeluh kesah ya sama ALLAH. Kalau ngeluh sama manusia gak ada untungnya. Biar apa menceritakan semua permasalahan kepada manusia? Gak semua masalah harus di share ke orang-orang. Ada beberapa yang mesti disimpan rapat-rapat sendiri.

Adalagi tipe manusia yang menjengkelkan dan menyebalkan buat gue, yaitu orang-orang yang sok jual mahal. Saat didekati, dia sok-sok jual mahal entah karena merasa tampan/ cantik terus brpikir "Ahhh gue kece gini siapa sih yang gak mau sama gue", sehingga dia sok jual mahal. Liat cowok cakep/ cewek cantik yang beneran cakep/ cantik dan kece yang sok jual mahal aja ngeselin apalagi yang biasa aja dan sok jual mahal. Pengen banget rasanya getokin pake higheels 12cm berkali-kali. Saat dideketin jual mahal ampunn banget, ehh saat orang yang deketinnya menjauh langsung banting harga. Ngejar-ngejar, sok-sok ngajakin ngobrol, ngedeketin. Aduhh yang model begini harus diapain ya?? Jual mahal gak akan terlihat kamu mahal justru akan terlihat kalau kamu itu murah...

Yang paling menjengkelkan lagi buat gue adalah orang yang selalu pengen diterima apaadanya tapi gak pernah berubah dan selalu menyalahkan keadaan. Selalu ngerasa kalau dia paling bener, paling disakiti kalau ditinggalin/ disia-siakan. Pengen diterima tapi gak mau ngaca dulu, ngaca dimana letak yang salah tapi selalu menyalahkan oranglain. Cuman anak kecil yang punya sifat kaya ini, primitif dan kekanak-kanakan. Kenapa primitif dan kekanak-kanakan. Iyah karena orang primitif dan anak-anak yang selalu menyalahkan dan selalu menganggap dirinya yang paling benar. Males banget sama orang yang kaya gini. Males berurusan sama orang yang model seperti ini. Tipe terakhir yanng paling menjengkelkan dan sangat-sangat menjengkelkan sampai pengen gue binasain dari bumi adalah orang-orang yang suka cari muka, bermuka dua dan backstabber. Coba deh lu yang bermuka dua, kasih mukanya satu sama orang yang boros mukanya dan jangan jadi orang yang suka nyari muka, gak baik. Hidupnya gak bakal enak, banyak disumpahin sama orang. 

Hidup itu selalu bersosialisasi dan berhubungan dengan manusia lainnya karena manusia itu makhluk sosial jadi gak akan bisa hidup sendiri. Cukuplah jadi diri sendiri tanpa harus jadi oranglain, tanpa harus pengen terlihat kalau lu itu paling-paling-paling apalahh.. Sederhanakan dan biasa saja, jangan terkesan pengen banget dipuji sama orang tapi malah bikin lu dijauhi orang..
Maaf kalau ada yang tersinggung dan kata-katanya gak enak dihati.
Terimakasih :)

Kamis, 20 Maret 2014

Everything Happens for a Reason


Hallo apakabar? Baik dong yah pasti, harus baik. Jaga kesehatan, cuaca diluar lagi ekstrim banget, siang panas menyengat kulit mataharinya gak mau berdamai eh sore harinya di guyur hujan badai yang bersautan dengan halilintar, ngeri banget. Gue sendiri lagi terkena flu nih, pilek gak berhenti-henti, gak ada yang ngucapin GWS gitu sama gue? GWS-nya itu Get Well Soon bukan Gering Wae S*a. Aduhhh apaan sih ayy, lu ngomong gak pernah jelas bikin apeuuuubingitsss!!
Hujan itu selalu bikin galau, entah galau karena cucian gak kering, galau mau beli makan tapi diluar hujan, galau karena pengen makan mulu sedangkan lu lagi diet, atau bahkan galau karena memory lama bangkit kembali alias galau inget mantan HAHAHAHAHAHAHAHA... Inget mantan ya? MAMAM!!! HAHAHAHHAHAHAHAHAHAHAHAHA.. Jangan suka inget sama mantan ah, inget kesehatan hatimu itu loh. Kalau sekedar inget sih gak apa, yang jangan itu kalau sampai galau dan mikir gimana caranya rebut dia dari pacar barunya yang gak lebih okey dari kita. Buat apa balikan kalau penyebab putusnya itu-itu mulu? Apa gak cape ngubek-ngubek masalalu? Dia dan oranglain udah jauh didepan sana sedangkan kamu masih terpaku duduk terdiam meratapi masalalu yang udah usang? ASA TEU KUDU IHHH!!! Tapi, gue kangen dia ayy, gak ada yang bisa jadi seperti dia, kenangan sama dia itu indah banget. Gue ngerti kok, gue pernah merasakan kangen akan masalalu gue, tapi yah gue juga musti sadar diri kalau gue sama dia itu yaudahlah cuman masalalu doang, CUKUP masalalu dan gak mau balik lagi, kenapa? Kalau pun balikan gak akan seindah dulu, kesalahan yang udah-udah pasti diungkit lagi kalau lagi berantem. Jangan mencari mantan karena gakan seindah dulu. Gak akan ada seperti dia, jelas dong setiap manusia kan di ciptakan berbeda. Kita semua punya kelebihan dan kekurangan yang berbeda yang bisa menarik perhatian yang lain. Memori selalu lebih indah daripada kejadian sebenarnya. Karena otak menyimpan emosinya, tapi menghapus detil lainnya. Contohnya, kita pacaran tapi cuman inget moment-moment senengnya, ngedate bareng, nyebrang pegangan tangan, pacaran di bioskop, pacaran di flyover trend masa kini, tapi kita gak inget moment nyedihinnya kaya dibentak  karena kesalahan yang kecil banget atau bahkan sampai ada yang dipukul. Sisanya jawab sendiri aja....

Selasa, 11 Maret 2014

Untitled

Ketika gue ingin marah, gue hanya bisa diam dan menangis.
Ketika gue sedih, gue cuman bisa tersenyum miris.
Ketika gue ingin berbicara tapi tak ada satu orang pun yang mendengar, gue akan diam dan bergumam dengan bathin sendiri.
Ketika gue butuh pundak untuk bersandar tapi tak ada satu pundak pun yang sudi, gue hanya bisa bersujud dan mencium sajadah. Mengadu tentang rasa sakit, pahit yang gue rasain.
Terkadang gue ngerasa hidup ini gak adil, sangat gak adil buat gue ketika gue merasa ada keinginan atau kenyataan yang gak sesuai dengan keinginan gue. Tapi, gue inget kata-kata papa "jangan kaya anak kecil yang selalu menrengek dan menangis ketika keinginannya tak terpenuhi dan ketika hidup tak seindah dongeng". Oke.. gue gak boleh jadi anak manja yang selalu merengek ketika apa yang gue mau tak terpenuhi. Oke gue mesti dewasa. Iya dewasa...

Walaupun terkadang hidup ini pahit tapi gue gak boleh mengeluh, gue gak bileh mundur. Gue harus menikmatinya, gue harus tahan banting dalam keadaan bagaimanapun. Tahan banting dalam keadaan susah dan terpuruk. Tuhan Maha Adil, roda kehidupan pasti akan berganti. Gak sedih melulu atau seneng melulu. Kalaupun gue sedih, mungkin kebahagiaan gue lagi dipinjem aja dan nanti bakal dibalikin dengan kebahagiaan yang berlipat. AMIIINNNNN.....

Gue hanya bisa berusaha semaksimal mungkin, melalukan yang terbaik yang gue bisa lakuin. Selebihnya gue cuman bisa berdoa dan berserah diri sama Allah. Allah pasti tau apa yang terbaik buat gue..