Hari ini sama seperti hari kemarin terasa hampa, kosong dan rasa kehilangan campur aduk tak karuan. Feel so blue and sad.
Mungkin benar kalau saya ini lemah, cengeng dan lebay. Tapi, kalau soal perasaan bukan hanya saya saja yang lebay. Pasti semua orang pun pernah mengalami masa lebay gara-gara merasakan sakit dan pahitnya rasa kehilangan.
Hari ini terasa sangat membunuh waktu, waktu berjalan begitu lambat. Kenapa ketika kita sedang bahagia waktu berjalan begitu cepat. Tetapi ketika kita sedang bersedih, waktu seakan-akan membunuh perlahan dan menenggelamkan kita dalam kesedihan.
Dia terasa mulai menjauh, ya dia mulai menjauhi saya yang hanya bisa menatapnya dari balik layar handphone. Menyedihkan? Iya sangat. Tak ada lagi yang bisa saya lakukan untuk mendekatinya. Tak ada daya upaya, dia semakin terasa jauh hingga pada akhirnya tak bisa saya sentuh hanya bisa memandangnya dari kejauhan dan hanya lewat doa saya bisa memeluknya dan menitipkan kebahagiaannya kepada Sang Maha Agung.
Ngebahagiain banyak orang, bikin orang tersenyum bahkan tertawa karena keberadaaan kita itu keinginan terbesar saya :)
Minggu, 24 Agustus 2014
Sabtu, 23 Agustus 2014
kembali... mungkin?
Malam ini aku gak bisa bobo, aku keingetan kamu. Kamu inget aku gak? Kamu mikirin aku juga gak? Gak tau kenapa sekarang itu hidup aku terasa kosong, aku hilang arah tanpa kamu. Terdengar lebay mungkin tapi memang itu yang aku rasain. Aku ngerasa separuh aku itu kosong dan hampa.
Kamu tau, aku tiap hari selalu ngerasa sepi tanpa kamu. Suka mendadak nangis kalau keinget sama kamu. Cengeng ya? Iya aku memang cengeng. Aku cengeng karena kamu. Aku juga capek nangis, nangis, nangis dan nangis. Tapi cuma itu yang bisa aku lakuin buat ngungkapin rasa di hati aku.
Aku kangenn sama kamu, aku mau kita kaya dulu lagi. Tapi apa masih mungkin?
Kamu tau, aku tiap hari selalu ngerasa sepi tanpa kamu. Suka mendadak nangis kalau keinget sama kamu. Cengeng ya? Iya aku memang cengeng. Aku cengeng karena kamu. Aku juga capek nangis, nangis, nangis dan nangis. Tapi cuma itu yang bisa aku lakuin buat ngungkapin rasa di hati aku.
Aku kangenn sama kamu, aku mau kita kaya dulu lagi. Tapi apa masih mungkin?
Kamis, 21 Agustus 2014
sepi dan hening
Kesedihan yang mendalam lambat laun membunuh waktuku, menenggelamkanku dalam kesendirian, keheningan, keterpurukan dan airmata. Ingin bercerita, tapi kepada siapa? Aku tak punya siapa-siapa lagi yang bisa ku percaya selain Sang Maha Agung. Rasanya begitu sulit untuk percaya lagi, sulit untuk memulai lagi, sulit untuk bangkit berdiri lagi. Bukannya aku tak mau, tapi bathin tetap merintih. Sakit di raga tak apa dan tak sebanding dengan sakit bathin, merintih kesakitan. Who Care? ya, cuma Sang Maha yang pedulikanku. Aku harus bisa tertawa heboh di kala hati teriris pedih, bathin menjerit. Menangis terisak sendiri tanpa yang lain tau lalu tersenyum sambil berkata "ya aku tak apa" padahal di dalam hati dan bathin penuh luka. Pada akhirnya hanya diri sendiri yang mampu untuk di andalkan, dan kesepian serta hening yang setia menemaniku. Ahh mungkin aku memang di takdirkan untuk diam dan berteman dengan hening kesendirian. Dalam hening dan kesendirian mungkin lebih baik karena aku takkan merasakan luka dan sakit. Hening dan sepi sahabat terbaikku yang merawatku dalam perih dan luka.
Rabu, 20 Agustus 2014
i miss him so badly :(
Hai apakabar kamu hari ini? Gimana tadi harinya? Gimana tadi kerjaannya? Ada cerita apa aja hari ini?
Aku kangen kamu, aku kangen denger cerita kamu, aku kangen canda tawa kamu, aku kangen cara kamu memperhatikan dan manjain aku. Aku kangen semuanya.
Kamu lagi apa? Kamu pasti cape banget kan seharian kerja, biasanya aku suka bercandain kamu dengan bilang "sini aku pijitin" dan kamu selalu bilang "makasih sayang" . Aku kangen sama kebiasaan-kebiasaan kita.
Kamu tau? Sekarang aku jadi cengeng, tiap ngeliat boneka di kamar aku jadi nangis dan itu lama banget nangisnya sampai mata jadi bengkak tapi tangisan itu sama sekali gak ngurangin rasa sakit di hati. Sekarang gak ada lagi tangan yang selalu ngegenggam jari-jari ini, gak ada lagi bahu buat bersandar, gak ada lagi pelukan yang menghangatkan. Gak ada lagi tangan yang siap menghapus airmata ini lagi. Gak ada lagi teman berbagi tawa dan airmata.
Kamu tau, sekarang aku selalu takut untuk menutup mata dan tertidur. Kamu tau kenapa? Aku takut ketika terbangun nanti aku harus menerima kenyataan kalau kamu udah gak di sini, gak di sisi aku lagi, kamu pergi ninggalin aku. Aku gak mau kamu pergi, aku mau kamu tetep di sini, di sisi aku.
Pada kenyataannya gak ada yang namanya putus baik-baik karena hati dan bathin tak akan pernah menjadi baik setelahnya. Seandainya saya boleh meminta, saya akan meminta dia untuk tetap tinggal bersama saya dengan restuMu, Tuhan tanpa menyakiti siapapun. Karena hanya dia yang membuat saya selalu ingin lebih baik setiap harinya. Dia lelaki terhebat setelah ayah yang ada di dalam hidup saya.
Berikanlah dia kebahagiaan selalu, buatlah harinya penuh dengan senyuman dan jagalah dia selalu, karena saya tak bisa lagi ada di sisinya. Tuhan, sungguh ini terasa berat untuk saya. Tapi saya ingin dia bahagia, tak apa saya merasakan sakit asal jangan dia. Yang saya inginkan hanya kebahagiaan bagi lelaki hebat dan tangguh ini. Ceriakan setiap harinya, bahagiakan, mudahkan dan lancarkan setiap harinya.
Meski saya tak bisa lagi di sisinya, doa yang tulus dan terbaik akan selalu saya panjatkan untuk dia. Kalau harus jujur hati saya rasanya hancur luruh rantak berserakan entah bisa di satukan kembali entah hanya tinggal puing-puing. Tapi tak apa demi kebahagiaan dia yang saya sayangi, saya ikhlas. Mungkin Tuhan sedang mengajarkan saya tentang keikhlasan.
Aku kangen kamu, aku kangen denger cerita kamu, aku kangen canda tawa kamu, aku kangen cara kamu memperhatikan dan manjain aku. Aku kangen semuanya.
Kamu lagi apa? Kamu pasti cape banget kan seharian kerja, biasanya aku suka bercandain kamu dengan bilang "sini aku pijitin" dan kamu selalu bilang "makasih sayang" . Aku kangen sama kebiasaan-kebiasaan kita.
Kamu tau? Sekarang aku jadi cengeng, tiap ngeliat boneka di kamar aku jadi nangis dan itu lama banget nangisnya sampai mata jadi bengkak tapi tangisan itu sama sekali gak ngurangin rasa sakit di hati. Sekarang gak ada lagi tangan yang selalu ngegenggam jari-jari ini, gak ada lagi bahu buat bersandar, gak ada lagi pelukan yang menghangatkan. Gak ada lagi tangan yang siap menghapus airmata ini lagi. Gak ada lagi teman berbagi tawa dan airmata.
Kamu tau, sekarang aku selalu takut untuk menutup mata dan tertidur. Kamu tau kenapa? Aku takut ketika terbangun nanti aku harus menerima kenyataan kalau kamu udah gak di sini, gak di sisi aku lagi, kamu pergi ninggalin aku. Aku gak mau kamu pergi, aku mau kamu tetep di sini, di sisi aku.
Pada kenyataannya gak ada yang namanya putus baik-baik karena hati dan bathin tak akan pernah menjadi baik setelahnya. Seandainya saya boleh meminta, saya akan meminta dia untuk tetap tinggal bersama saya dengan restuMu, Tuhan tanpa menyakiti siapapun. Karena hanya dia yang membuat saya selalu ingin lebih baik setiap harinya. Dia lelaki terhebat setelah ayah yang ada di dalam hidup saya.
Berikanlah dia kebahagiaan selalu, buatlah harinya penuh dengan senyuman dan jagalah dia selalu, karena saya tak bisa lagi ada di sisinya. Tuhan, sungguh ini terasa berat untuk saya. Tapi saya ingin dia bahagia, tak apa saya merasakan sakit asal jangan dia. Yang saya inginkan hanya kebahagiaan bagi lelaki hebat dan tangguh ini. Ceriakan setiap harinya, bahagiakan, mudahkan dan lancarkan setiap harinya.
Meski saya tak bisa lagi di sisinya, doa yang tulus dan terbaik akan selalu saya panjatkan untuk dia. Kalau harus jujur hati saya rasanya hancur luruh rantak berserakan entah bisa di satukan kembali entah hanya tinggal puing-puing. Tapi tak apa demi kebahagiaan dia yang saya sayangi, saya ikhlas. Mungkin Tuhan sedang mengajarkan saya tentang keikhlasan.
Sabar dan percayakan segalanya kepada Maha Segala...
Mungkin Tuhan sedang mengajarkan kepada saya tentang sebuah kesabaran dan keikhlasan. Selalu sabar dalam setiap masalah dan pelik hidup yang di hadapi, ikhlas menerima segala ketetapannNya. Sabar dan Ikhlas ketika apa yang kita rencanakan tidak sesuai dengan rencana kita. Kadang kita harus melalui jalan yang berputar, menanjak dan mungkin terjal untuk sampai kepada mimpi dan meraih semua cita. Bukankah Tuhan lebih mengetahui apa yang terbaik untuk kita? Bukankah Tuhan pasti akan selalu memberikan apa yang kita butuhkan dan bukan hal yang kita inginkan? Ya, saya percaya akan hal itu. Mungkin Tuhan ingin saya lebih belajar lagi tentang sabar dan ikhlas dalam setiap hal tanpa kecuali. Tetap bersabar dan tersenyum ketika hati benar-benar kecewa. Ikhlas walaupun hasil yang di dapat menyakitkan. Mungkin Tuhan sedang mengajarkan saya untuk berusaha dan berdoa lebih dan lebih lagi dan extra sabar tanpa mengharapkan apa-apa selain ridho Tuhan. Bukan hal yang mustahil Tuhan belum mengabulkan semua doa saya karena Dia ingin saya berlama-lama bersujud dan berdoa di sepertiga malam. Tak ada yang memetik buah yang lebih indah daripada memetik buah dari kesabaran kan? Ya, saya harus sabar dan ikhlas ketika rasa kecewa itu datang. Harus selalu tersenyum dan berhusnuzon. Ya Tuhan, seandainya saya boleh meminta 1 permintaan saja dan Engkau mengabulkannya maka saya akan sangat bahagia, bisakah saya dan dia bersatu? Apa ada jurang dan tembok yang tinggi diantara kami? Ya Tuhan, berikan aku kesabaran dan keikhlasan selalu. Jadikan aku menjadi manusia yang selalu berhusnudzon dan hilangkanlah segala prasangka buruk.
Senin, 26 Mei 2014
Berlajarlah berkata CUKUP dan Bersyukur..
![]() |
| be Thankfull~ |
Kata yang paling sulit diucapkan oleh manusia barangkali adalah kata "cukup". Kapankah kita bisa berkata cukup? Hampir semua pegawai merasa gajinya belum bisa dikatakan sepadan dengan kerja kerasnya. Pengusaha hampir selalu merasa pendapatan perusahaannya masih dibawah target. Istri mengeluh suaminya kurang perhatian. Suami berpendapat istrinya kurang pengertian. Anak-anak menganggap orang tuanya kurang murah hati. Semua merasa kurang dan kurang. Kapankah kita bisa berkata cukup???
Cukup bukanlah soal berapa jumlahnya. Cukup adalah persoalan kepuasan hati. Cukup hanya bisa diucapkan oleh orang yang bisa mensyukuri. Tak perlu takut berkata cukup. Mengucapkan kata cukup bukan berarti kita berhenti berusaha dan berkarya.
Minggu, 25 Mei 2014
Muka Buku ohh Muka Buku....
Cieeee yang lagi malas-malasan cieee.. Pantas aja jomblo, jodohnya keduluan orang. Gara-gara bangun siang mulu jadi aja jodohnya kesalip sama orang. HAHAHAHHAHA.. Gak gitu juga sih ayy, jodohkan udah ada yang ngatur dan pasti akan bertemu. Iya udah ada yang ngatur dan pasti bertemu, tapi kalau lu kerjaannya malas-malasan dan tidur mulu mau ketemu dimana? Di dalam mimpi?? Udah ada yang ngatur dan pasti bertemu itu dengan syarat lu juga usaha, kalau gak ada usaha ya hasilnya Nothing. Sama kaya kebanyakan teori tapi gak ada prakteknya.
Dulu banget kalau lagi weekend gini pasti gue Online facebook alias Fb, dulu kan lagi booming banget. Hampir semua kalangan dan usia punya facebook. Jujur aja gue baru ada accont fb setelah dipaksa sama sobat gue buat bikin. Dulu ditawarin juga ogah-ogahan gitu karena masih hobby main Friendster. Terus sobat gue itu bilang kalau friendster udah ga zaman, yoo wess gue coba buat akun Fb. Ehh… ternyata seru banget bisa ketemu temen-temen lama dari SD sampe temen autis Game. Yang paling geli jumpa mantan-mantan pacar hahhhaaaaaaaaaa *hai mantan-mantan pacarku HAHHAHAHA*
Fesbuk bener-bener bikin adiktif, sampe hp gue yang waktu itu belum musim hp buah sama robot ijo udah ada fb juga, gila!!!!! Awal-awalnya gue masih jaim-jaim alias jagaimah image ngisi status maklum banyak sodara dan temen-temen papa, nanti kalau nulis macem-macem di aduin lagi ke papa hahhaaaa. Apapun status kita pasti dikomentarin eh tapi itu kalau kita gak pelit kasih coment ke yang lain kan saling berbalas coment dan kita juga punya banyak temen yang maniak Fb pasti banyak coment. Mau status gak penting, mencari perhatian dan galau sekalipun pasti rame apalagi kalau yang bikin status cewe cantik yakin deh rame tuh status. HAHHAHHAHHA
Fesbuk bener-bener bikin adiktif, sampe hp gue yang waktu itu belum musim hp buah sama robot ijo udah ada fb juga, gila!!!!! Awal-awalnya gue masih jaim-jaim alias jaga
Langganan:
Postingan (Atom)

