Kamis, 31 Desember 2015

Happy new year!

Di malam tahun baru ini orang-orang penuh kegembiraan menyambut bergantinya tahun. Kembang api penuh warna-warni menghiasi langit malam dan saut menyaut berganti warna. Aku hanya bisa mendengar pelan suaranya saja. Aku tak bisa ikut merayakan dan melihat kembang api menyambut pergantian tahun.  Aku hanya bisa berbaring dengan selang infus di tangan. Sedih? Jujur saja iya... Sempat ingin berkata kalau ini tak adil, kenapa harus aku yang sakit seperti ini? Kenapa harus aku yang merasakan kesakitan ini? Tapi harus aku ingat kembali bahwa di luar sana ada dan bahkan banyak yang lebih parah dan lebih kesakitan dari apa yang aku rasakan. Seberat apapun yang aku rasakan saat ini harus selalu berucap syukur dan ingat bahwa aku punya Allah yang Maha segala-galanya yang akan memukul mundur dan menggugurkan segala kesakitan ini.

Jangan anggap remeh ketika kamu merasakan perih di lambung, sering mual, bahkan sering merasa kembung dan sendawa. Peradangan lambung, lambung luka, tukak lambung jangan pernah di abaikan dan di anggap remeh. Gejalanya hampir sama seperti sakit maag tapi taukah kamu kalau itu di biarkan terus-menerus maka akan memicu timbulnya kanker lambung. Kanker lambung stadium awal hampir sulit di kenali karna dia sama dengan sakit maag. Jadi ketika kamu merasakan ada hal yang tak beres dengan lambung kamu, merasa perih dan sakit terus menerus dalam jangka waktu yang lama mending segera periksa ke dokter deh jangan di anggap remeh. Karena ketika kamu anggap remeh kamu tak akan tau sedetik kemudian akan menjadi fatal akibatnya. Jangan menunda-nunda makan, kerja keras boleh tapi inget makan. Nyari uang, galau putus cinta dan apapunlah yang bikin kamu males makan harus kamu lawan karena seburuk apa harimu dan suasana hatimu ingat tubuhmu butuh makan. Kamu manusia bukan robot.  Makan banyak sayur dan buah biar sehat juga. Sehat itu murah yang mahal itu ketika kamu udah sakit.

Harus tetep semangat, gak boleh sedih karena kalau sedih bikin drop ke badan. Selalu ingat bahwa aku punya Allah yang akan selalu menyanyangiku. Tetap berusaha dan berupaya sekuat tenaga dalam keadaan apapun hingga Allah melihat kesungguhan dan mengulurkan tanganNya. Ikhlas terhadap takdir yang telah digariskan Allah setelah usaha yang maksimal. Aku yakin harapan itu masih ada, aku pasti sembuh. Haus yakin!!! Aku masih ingin mewujudkan harapan-harapan besarku yang lainnya walaupun sedikit aku tak yakin jika harapan itu masih ada dan mungkin saja sudah kandas. Tetapi harapan besar yang kandas belum tentu sungguh-sungguh kandas. Allah tak akan mengandaskan impian hambaNya begitu saja. Dia tak akan menaruh kita dalam kesulitan yang tak terperi tanpa menukarnya dengan kemuliaan pada masa mendatang.

Selamat Tahun baruuuu semuanyaaaaa, semoga di tahun yang akan datang banyak kemuliaan berkah bagi kita semua.

With Love
Ayy


Rabu, 30 Desember 2015

will you comeback?

Entah harus darimana aku ceritakan ini semua, aku tak ingin mengeluh. Sungguh aku tak ingin mengeluh, aku tahu Tuhan begitu menyayangiku hingga mengujiku seperti ini. Terkadang semuanya datang memberatkan pundakku yang membuatku jatuh terpuruk, tersungkur dan bertekuk lutut. Tapi aku tak boleh kalah, ini pasti bisa aku lewati dan aku pasti akan kuat menjalani semuanya dengan penuh keikhlasan dan dengan sepenuh kekuatan yang aku punya. Walaupun harus ku akui ini begitu memukul ku dan membungkam semua mimpi-mimpiku tapi aku yakin akan banyak kebaikan dibalik semua ini. Yang aku butuhkan saat ini hanya berusaha, terus berdoa tak pernah lelah berdoa terus dan terus berdoa. Mukjizat itu ada dan aku yakin akan kekuatan doa, tak boleh menyerah dan menunjukan kesedihan. Aku yakin pasti akan sembuh dan bisa melewati tangga ujian ini walaupun harus jauh dari dia. Sebenarnya aku mengharapkan dia ada disini memberikanku semangat,  menyemangatiku dan menggenggam tanganku bahwa semuanya akan baik saja. Tapi itu hanya anganku semata, kenyataannya dia tak ada disisi. Dia sudah tak perduli lagi padaku, mungkin dia sudah menghapus segalanya tentangku. Kalau itu bisa membuat dia bahagia aku ikhlas walaupun sedih dan susah tapi harus bisa demi bahagianya. Bukankah itu lebih baik daripada dia bersamaku tapi dia tak bahagia?? Walaupun terkadang merelakan, melepaskan dan mengikhlaskan lebih susah daripada sabar....

Tak akan ku ceritakan pada siapapun kesedihan ini, biar saja aku dia menganggap aku selalu bersenang-senang. Aku hanya ingin berbagi suka, kegembiraan, tawa dan kebahagiaan saja biarlah rasa sedihnya hanya aku, dinginnya lantai yang di balut sejadah, untaian tasbih dan Allah yang tau. Biar rasa sakit dan sedihnya aku simpan sendiri dan Allah yang membalut  rasa sakitnya dengan kebahagiaan kelak dan menyembuhkan sakitnya tanpa pernah aku merasakan kesakitan lagi setiap kali sakit itu menyerang dan hidup bebas tanpa bergantung obat.

Tuhan tolong sampaikan padanya bahwa aku selalu merindukannya meski dia tak peduli.

Aku ingin menatap langsung ke matanya yang penuh teduh walaupun hanya sekejap
Aku ingin mendengar tawa renyahnya lagi, tawa yang selalu aku rindukan. Hanya dengan mendengar tawanya saja aku bahagia...
Aku ingin melihat senyumnya lagi, senyum yang mendamaikan hati.
Aku ingin menggenggam hangat erat tanganmu lagi  yang penuh kehangatan dan kasih.
Aku ingin duduk berdampingan Lagi denganmu bercerita tentang dunia, tentang masadepan, tentang kehidupan bahkan tentang kekonyolan hidup kita.
Aku rindu semua apa yang kita lewati dan apa yang sering kita lakukan. Aku rindu semua tentang kita, aku hilang arah tanpamu.
Dan aku ingin kau memelukku tak apa walaupun hanya beberapa detik saja.
Ingin mengulangnya, sebelum nafas ini terhenti karena kita tak tau sedetik kedepan bagaimana...

Sabtu, 03 Oktober 2015

Sadly saturdaynait

Malam ini sama seperti malam 30 hari yang lalu, di tempat yang sama dan dengan rasa sakit yang sama. Dengan kesakitan yang sama dan membuat gue tetap terjaga, rasa yang teramat sangat sakit. Lambung sakittt banget bahkan badan pun rasanya lemes gak ada tenaga yang tersisa. Rasanya sudah tak tahan dengan kesakitan ini, tapi gue harus bertahan dan berjuang kan? Gue gak boleh nyerah kan??

Ya Tuhan, seberat ini kah ujian ini? Tolong kuatkan aku ya Tuhan, agar aku tetap kuat, tetap bertahan melawan rasa sakit ini. Melewati masa-masa ya g teramat berat ini. Rasanya sakittt banget, bukan hanya badan yang sakit tapi hati juga sama dan mental gue pun drop. Gue bisa sembuh kan? Harus sembuhhhhh!!!

Malam ini sabtu malam, gue liat postingan temen-temen gue lagi pada hangout. Mereka pasti lagi seneng-seneng, ketawa-ketawa, jalan-jalan dan makan enak. Sedangkan gue? Gue hanya bisa berbaring di kasur, diam di rumah menahan rasa sakit yang teramat sangat. Gue pengen sehat lagi, gue iri sama mereka yang sehat. Gue iri dengan mereka yang bisa makan apa aja yang mereka suka, bisa hidup bebas dan tidak bergantung pada obat. Gue pengen bebas dari obat dan sehat lagi ya Tuhan :(

Gak boleh keliatan sedih, gak boleh nunjukin kalau gue kenapa-kenapa. Harus bersikap seolah semua baik-baik aja dan gak boleh menunjukan rasa kesakitan dan kesedihan. Pokoknya harus pasang wajah happy happy aja. Gue kan kuat, iya kuat dan pasti bisa!!



Minggu, 31 Mei 2015

Bolehkah??

Tuhan, bolehkah aku jatuh cinta lagi tanpa harus merasakan pedih, perih dan luka? Bolehkah aku kembali merasakan dicintai dan mencintai tanpa berbalas airmata? Bolehkan aku merasakan kembali hari-hari penuh lengkung senyum tulus? Aku lelah Tuhan, aku terlalu lelah merasakan semua kepalsuan. Lelah dengan yang sekedar datang dengan senyuman dan sapaan manis, lalu mengobrak-abrik dan memporak-porandakan hingga hati ini hancur berkeping-keping dan tak mampu merasakan apa-apa lagi. Aku terlalu lelah dengan semua yang hanya bertopeng malaikat padahal sebenarnya mereka itu keji, tertawa melihat aku jatuh terpuruk. Aku muak dengan senyum manis di depan tapi licik menikam dari belakang. Terkadang malaikat hadir bukan dari senyum termanis.
Tuhan, mampukah aku bertahan dengan semua ini? Tolong kuatkan aku, tegakkan bahuku jangan Kau biarkan aku terseok-seok sendiri di tengah kejinya dunia. Tuhan, yakinkah aku akan semua Janji-Mu yang tak pernah ingkar, karena hanya Engkaulah yang aku percaya di dunia ini. Semua akan tiba waktunya kan untuk aku berbahagia tanpa airmata? Hanya dengan mengingat-Mu hatiku menjadi utuh.

Selasa, 13 Januari 2015

Be Kind 😊

Hallo apakabar? Sehatkan ya, semoga. Aku lagi sakit ini, bukan sakit hati loh yah tapi sakit beneran. Minta doanya ya semoga lekas pergi penyakitnya. Aminn...
Kita hidup di dunia hanya singgah sebentar, menebar kebaikan, mencari amal pahala sebanyak-banyaknya untuk bekal kelak. Tebarkan kebaikan dimanapun dan biarkan hujan yang mengingatkannya.
Pernah gak sih kalian ngerasain kebahagiaan yang tak bisa terdeskripsikan rasanya? Iya itu yang selalu aku rasakan ketika keberadaan aku bisa berguna untuk orang banyak dan bisa membuat orang di sekelilingku tertawa bahagia. Rasanya itu bahagia bangettt.. Impian aku hanya ingin membuat orang-orang di sekelilingku tertawa bahagia karena keberadaanku dan kehadiran aku di dunia ini memberi manfaat untuk sesama.
Satu hal yang selalu aku ingat "tebarkan kebaikan dimanapun kamu berada, walaupun terkadang tak berbalas baik dan di pandang sinis. Saya percaya kebaikan akan di balas dengan kebaikan walaupun bukan oleh orang yang sama dan kebaikan itu akan membawa kebahagiaan". Lakukan dan berikan segala sesuatunya dengan ikhlas dan tulus maka kebahagiaan dan kedamaian hati akan datang dengan sendirinya. Jangan pernah mengungkit-ungkit apa yang sudah kita lakukan dan berikan kepada oranglain. Karena jika kita mengungkitnya itu sama aja dengan kita gak tulus dan ikhlas. Karena yang namanya ketulusan dan keikhlasan itu tak perlu di ucapkan dan di umbar cukup dalam hati.
Semenyakitkan apapun yang udah oranglain lakuin kepada kita, kita harus bisa memaafkan jangan pernah menyimpan dendam dan tetaplah berbuat baik. Jangan lelah untuk berbuat kebaikan dan ketulusan. Nasehat papa yang selalu aku ingat "Jangan pernah membanting pintu, siapa tau nanti kembali lagi". Sama seperti "Jangan membenci dan menyakiti oranglain siapa tau nanti kamu butuh dia".
Semoga kehadiran kita semua di dunia memberi manfaat untuk yang lainnya. Aminnnn

Kamis, 18 Desember 2014

Hujan malam ini...


Hujan di luar begitu derasnya membasahi bumi sama dengan derasnya hujan dalam hatiku. Iya hatiku menangis pilu, menangis tanpa suara. Menangis menjerit, merintih, mengonyak, ingin berontak dan mengadu tapi untuk apa dan kepada siapa? Aku lemah, aku hanya bisa bersembunyi di balik tawa. Tawa dan senyum penuh kepalsuan.
Sedih dan pedih rasanya hati ini mengetahui kamu sudah bersama lain dan posisi aku sudah di gantikan olehnya. Aku sakit, aku menangis tapi aku tak mau kau mengetahui betapa lemahnya aku. Aku hanya bisa berpura-pura baik-baik saja saat kamu bilang sudah ada penggantiku. Ingin rasanya aku menangis dan bilang "aku masih sayang kamu, aku masih ingin kamu tuk di sini melengkapi langkahku. Aku pincang tanpamu" tapi kenyataannya aku tak bisa seperti itu. Aku tak boleh egois hanya memaksakan hatiku sendiri, aku tak boleh egois hanya dengan memikirkan perasaanku sendiri. Pada akhirnya aku harus mengalah, membuang semuanya, mengubur perasaan ini dan berjalan seolah tak terjadi apa-apa dengan pincang. Harus aku kesampingkan semua ego dan keinginanku demi kebahagiaan kamu, asal kamu bahagia itu udah cukup buatku. Selama kamu bahagia dan tersenyum, perasaan dan keinginanku sudah tak penting lagi. Hanya lewat untaian doa aku bisa memelukmu, semoga kamu selalu berbahagia. Aku akan pergi, aku tak akan mengganggu kebahagianmu bersamanya. Aku sadar diri, aku hanya sekilas masa lalumu yang mungkin hanya sebatas figutaran di skenario kehidupanmu. Berbahagialah untukku, aku akan selalu mendoakanmu untuk kebahagiaanmu, dan akan selalu memelukmu lewat untaian doa.

Minggu, 14 Desember 2014

Kisah Sedih di Hari Ulang Tahun 😢


Happy bday to me.. Happy bday to me.. Happy bday happy bday selamat ulangtahun ayy...
Hari ini tanggal 13 Desember, it's mean happy bday for me. Tapi gue sedihhhhh, loh bukannya seharusnya gue bahagia kan di hari ulangtahun gue?? Gue sedih karena dia gak inget ulangtahun gue, dia gak ucapin ulangtahun buat gue. Mungkin dia uda bener-bener nenggelamin dan coret gue di kehidupan dia, dia sama sekali gak inget sama gue.  Gue jadi ngerti dan sadar ternyata gue di mata, hidup dan hati dia itu ga ada arti. Beda banget ya sama mantan dia yang 'lebih milih cowo lain' itu, dia ulangtahun mah kamu pagi-pagi banget udah ngucapin. Mungkin mantan kamu itu lbh berharga ya daripada gue. Atuh da gue mah apa atuh, cuma selintingan doang, selewat doang di hidup kamu yang cuma mampir di hati kamu kan ya? Tapi sialnya kamu yang netap di hati gue. Cinta bertepuk sebelah tangan kan namanya. Orang bilang cinta tak harus memiliki, mereka yang bilang gitu pasti belum ngerasain di tinggal pas sayang-sayangnya atau bilang sayang chatnya ga di read tapi eksis updet DP sama PM. Sakitttt kan? Nyeseeekkk kan???
Gue kangen sama dia, taun lalu dia kasih suprise bunga mawar dan jadi orang yang pertama ucapin ulangtahun. Tahun ini? Dia sama sekali gak ucapin, inget aja mungkin gak ya. Orang yang pertama kali ucapin malah musuh bebuyutan gue, musuh besar gue. Orang yang ngomongnya selalu nyakitin dan pedes ternyata orang yang inget ulangtaun gue, peduli sama gue.
Di ulang tahun kali ini, gue. Berharap dan berdoa yang terbaik dan semua doa dari temen-temen yang terbaik gue Amin-i.
Makasih ya yang uda doain. Aku sayang kalian...

Jumat, 12 Desember 2014

Miss you again...


Hai kamu, iya kamu yang memiliki senyum yang meneduhkan, dekapan yang menghangatkan, bahu yang nyaman untukku menyandarkan segala keluh kesah, dan mata yang selalu mendamaikan.. Aku rindu, begitu rindu akan hadirmu. Rindu dengan semua ceritamu, rindu dengan senyum dan wajahmu. Kamu apa kabar? Aku selalu berdoa semoga kamu baik-baik aja dan akan selalu baik tanpa aku. Aku di sini pun sama akan selalu (berpura-pura) baik dan bahagia seperti yang kamu mau. Eh tapi ini ternyata gak mudah yah, aku masih selalu dan akan selalu berharap kalau kamu akan berbalik dan berjalan menuju aku lagi. Tapi apa mungkin? Mungkin aku hanya seorang pemimpi parah yang terlalu takut untuk bangun dan menghadapi kenyataan bahwa kamu udah gak ada di sini.
Kamu tau ga, semenjak kamu pergi otak aku jadi Italic alis miring. Aku kehilangan akal sehatku, aku kehilangan arah tanpa kamu. Walaupun bibir tersenyum tapi di dalem hati dan jiwa rasanya hampa. Apa kamu juga merasakan? Apa hanya aku saja yang merasakan itu? Kamu ada dimana sekarang? Aku rindu, begitu rindu......
Aku hanya bisa mengirimimu doa yang terbaik dari sini, aku tak pantas dan aku malu jika aku harus bertegur sapa walaupun hanya menanyakan kabar kepadamu. Karena seharusnya aku mengubur dan membuang semua perasaan ini seperti kamu yang sudah mengubur dan membuang atau bahkan kamu telah menenggelamkannya. Aku tau dan aku sadar bahwa kehadiran aku di hidup kamu itu hanya membuat hidupmu sulit dan susah, maaf ya seharusnya aku menyadari itu sejak dulu. Sekarang aku akan menebusnya, aku takkan membuat hidupmu sulit lagi. Teruslah berjalan ke depan jangan pernah hiraukan aku, aku akan baik-baik saja selama aku liat kamu bahagia dan doakan aku juga ya semoga aku bisa seperti kamu. Iya seperti kamu yang bisa berjalan ke depan dan bisa melupakan segalanya.
I'll always love you my summer sunshine, always miss you...

Rabu, 10 Desember 2014

Lelah .....


Lelah...
Mungkin itu yang sekarang aku rasakan. Iya, aku lelah. Lelah dengan semua yang terjadi, rasa hampa dan sendiri di tengah keramaian. Bibir selalu tersenyum dan tertawa tapi dalam hati menjerit terkoyak terluka parah. Luka yang semakin dalam, luka yang sama oleh orang yang berbeda. Bodoh, mungkin iyah aku ini bodoh. Bodoh karena tak pernah belajar dari kesalahan masalalu dan selalu jatuh di lubang yang sama. Lebih bodoh dari keledai, karena keledai saja tak mau jatuh di lubang yang sama. Terkadang aku menyesalkan kenapa aku selalu bodoh dan terlalu percaya. Ahhh sudahlah mungkin ini cara Tuhan mendewasakanku dan ingin aku belajar tentang kehidupan dan aku yakin bahwa Tuhan akan selalu memayungiku ketika hujan membasahi bumi. Aku percaya Tuhan menciptakan luka dan obatnya secara bersamaan dan nurani yang akan menuntunku menuju obat itu.

Kamis, 30 Oktober 2014

Saya Rindu

Hai apa kabar kamu pria baik dan terbaik yang pernah saya miliki? Semoga hari-hari kamu penuh kebahagiaan ya. Saya di sini selalu berdoa yang terbaik untuk kebahagiaan kamu. Ada cerita apa hari ini? Saya rindu, rindu dengan semua kebiasaan dan kebersamaan kita dahulu. Ketika rindu itu hadir, saya hanya bisa bersujud, menangis dan mengadu pada Sang Maha pemberi rindu. Saya tak bisa berbuat apa-apa ketika rindu itu hadir. Saya hanya bisa memberi tau pada Sang Maha bahwa saya sedang merindukan kamu, saya mengirim Al-Fatihah untuk kamu dan mendoakan yang terbaik untuk kamu. Tak ada daya dan upaya yang bisa saya lakukan. Saya sadar betul saya ini siapa, saya tak berhak dan tak pantas untuk mendekati kamu lagi. Saya cukup tau diri, karena keadaan sudah berbeda. Saya hanya bisa terdiam ketika perlahan dan pasti kamu berjalan memunggungi menjauhi saya. Apa saya ikhlas? Apa saya sakit hati? Saya hanya manusia biasa bukan malaikat tapi saya belajar ikhlas menerima, belajar berlapang dada dan percaya Allah akan selalu ada untuk saya. Siap memeluk saya, memapah saya dan bantu saya bangkit kembali. Saya hanya perlu waktu dan ruang untuk mengembalikan akal sehat saya. Karena setelah kepergiaan kamu, segalanya terasa sulit dan berbeda. Jika bernafas itu tak secara otomatis mungkin saya sudah berhenti saking sering bengongnya. Setelah kamu pergi entah kenapa segalanya terasa berbeda. Saya merindukan wajah dan senyum yang meneduhkan itu.
Kamu baik-baik ya, jangan lupa solatnya. Maaf kalau saya masih sering merindukanmu. Berbahagialah untukku....

Jumat, 19 September 2014

Persimpangan Jalan Part 1

PERSIMPANGAN JALAN
By : Yayu Susiyanti

 Pagi ini matahari malu-malu keluar dari peraduannya, sesekali mengintip di balik awan biru. Panasnya belum seberapa di bandingkan panasnya mata dan hatiku, ah tunggu ku rasa hatiku tak panas tetapi perih. Iya perih, ibarat luka terus di tetesi oleh jeruk nipis. Hahaha tidak separah itu juga.

Perkenalkan namaku Kalila, aku hanya seorang gadis yang biasa saja tak punya kemampuan apapun selain berdiam menyepi dan duduk lama menatap layar computer atau notebook hanya untuk menulis. Tapi hanya itu yang bisa membuat perasaanku lebih baik dan bahagia. Bahagia yang sederhana hanya dengan bisa berbagi cerita dan motivasi.
Perasaanku hari ini campur aduk seperti gado-gado, mau marah tapi untuk apa? Mau menangis tapi terlalu lelah untuk menangisi hal yang sama dan berulang-ulang. Aku tau menangis itu wajar dan gak dosa karena ada saatnya kita memberikan hak kepada mata untuk menangis dan dengan menangis kita sadar kalau kita mempunyai hati dan mata yang berfungsi dengan baik.

“Kalilaa…” Panggil Thyara
Aku menoleh dan kembali menunduk menatap layar notebook putihku.
“Dihh bukannya nyaut, malah sibuk sendiri” Oceh Thyara

Thyara Anggina, sahabat terbaik yang ku punya saat ini. Sahabat yang sekaligus musuh bubuyutan karena dia itu rese dan menyebalkan tak kenal waktu. Tapi aku sangat menyayanginya, dia sudah ku anggap sebagai saudaraku sendiri. Hanya dengan dia aku bisa menjadi diriku apa adanya, hanya kepada dia aku bisa mengadu ini-itu tanpa harus ada kata sungkan. Dia adalah orang yang pertama kali merangkul dan mengulurkan tangan ketika aku jatuh ke pelosok, yah walaupun dia pasti akan menertawakanku terlebih dahulu. Belum namanya sahabat kalau pas curhat sedih di ketawain dulu. Yaaa you’re my best friend walaupun kadang gak pernah akur.
“hah??..” Aku menatapnya sesaat lalu kembali menunduk.

“Ahh elahh, cape ya ngomong sama tembok” Thyara mulai kesal padaku. “Mau sampai kapan menyiksa diri seperti ini Kalila?”

Jumat, 12 September 2014

sepi teman sejatiku..

Ini kah yang namanya jatuh tersungkur dan terinjak? Terombang-ambing tak tau arah kemana lagi kan berlabuh. Aku lemah, aku hampa, aku lelah dengan semua. Lelah menangis setiap kali teringat kamu yang tak pernah pedulikan aku, lelah tertimbun dengan harapa-harapan yang sudah runtuk luruh rantak. Aku bisa apa? Aku tak bisa apa-apa, aku hanya bisa menangis, merintih saat bersujud pada Sang Maha. Dia tau betapa sibuknya aku mengadu di sepertiga malam. Hanya Dia yang menjadi temanku yang tak pernah bosan mendengarkan keluhanku, mendengarkan rintihan hati yang benar-benar sakit. Dia selalu memelukku, merawat lukaku, menenangkanku walaupun terkadang tak ingin bernafas lagi. Ya Sang Maha, hilangkan rasa itu dariku, rawat aku dalam dekapmu jangan sampai aku melakukan tindakan konyol seperti itu. Tadinya aku ingin marah karena dia memilih pergi meninggalkanku tapi semua itu tak aka ada gunanya. Lebih baik menangis daripada marah karena kemarahan hanya akan menyakiti dan menggores luka di hatinya tapi tidak dengan menangis.
Entah sejak kapan aku lebih memilih sunyi menjadi temanku ketimbang keramaian. Barangkali dengan sunyi, aku bisa mengenangnya kapanpun aku mau.

Minggu, 24 Agustus 2014

Mengagumi dari jauh.

Hari ini sama seperti hari kemarin terasa hampa, kosong dan rasa kehilangan campur aduk tak karuan. Feel so blue and sad.
Mungkin benar kalau saya ini lemah, cengeng dan lebay. Tapi, kalau soal perasaan bukan hanya saya saja yang lebay. Pasti semua orang pun pernah mengalami masa lebay gara-gara merasakan sakit dan pahitnya rasa kehilangan.
Hari ini terasa sangat membunuh waktu, waktu berjalan begitu lambat. Kenapa ketika kita sedang bahagia waktu berjalan begitu cepat. Tetapi ketika kita sedang bersedih, waktu seakan-akan membunuh perlahan dan menenggelamkan kita dalam kesedihan.
Dia terasa mulai menjauh, ya dia mulai menjauhi saya yang hanya bisa menatapnya dari balik layar handphone. Menyedihkan? Iya sangat. Tak ada lagi yang bisa saya lakukan untuk mendekatinya. Tak ada daya upaya, dia semakin terasa jauh hingga pada akhirnya tak bisa saya sentuh hanya bisa memandangnya dari kejauhan dan hanya lewat doa saya bisa memeluknya dan menitipkan kebahagiaannya kepada Sang Maha Agung.

Sabtu, 23 Agustus 2014

kembali... mungkin?

Malam ini aku gak bisa bobo, aku keingetan kamu. Kamu inget aku gak? Kamu mikirin aku juga gak? Gak tau kenapa sekarang itu hidup aku terasa kosong, aku hilang arah tanpa kamu. Terdengar lebay mungkin tapi memang itu yang aku rasain. Aku ngerasa separuh aku itu kosong dan hampa.
Kamu tau, aku tiap hari selalu ngerasa sepi tanpa kamu. Suka mendadak nangis kalau keinget sama kamu. Cengeng ya? Iya aku memang cengeng. Aku cengeng karena kamu. Aku juga capek nangis, nangis, nangis dan nangis. Tapi cuma itu yang bisa aku lakuin buat ngungkapin rasa di hati aku.
Aku kangenn sama kamu, aku mau kita kaya dulu lagi. Tapi apa masih mungkin?

Kamis, 21 Agustus 2014

sepi dan hening

Kesedihan yang mendalam lambat laun membunuh waktuku, menenggelamkanku dalam kesendirian, keheningan, keterpurukan dan airmata. Ingin bercerita, tapi kepada siapa? Aku tak punya siapa-siapa lagi yang bisa ku percaya selain Sang Maha Agung. Rasanya begitu sulit untuk percaya lagi, sulit untuk memulai lagi, sulit untuk bangkit berdiri lagi. Bukannya aku tak mau, tapi bathin tetap merintih. Sakit di raga tak apa dan tak sebanding dengan sakit bathin, merintih kesakitan. Who Care? ya, cuma Sang Maha yang pedulikanku. Aku harus bisa tertawa heboh di kala hati teriris pedih, bathin menjerit. Menangis terisak sendiri tanpa yang lain tau lalu tersenyum sambil berkata "ya aku tak apa" padahal di dalam hati dan bathin penuh luka. Pada akhirnya hanya diri sendiri yang mampu untuk di andalkan, dan kesepian serta hening yang setia menemaniku. Ahh mungkin aku memang di takdirkan untuk diam dan berteman dengan hening kesendirian. Dalam hening dan kesendirian mungkin lebih baik karena aku takkan merasakan luka dan sakit. Hening dan sepi sahabat terbaikku yang merawatku dalam perih dan luka.

Rabu, 20 Agustus 2014

i miss him so badly :(

Hai apakabar kamu hari ini? Gimana tadi harinya? Gimana tadi kerjaannya? Ada cerita apa aja hari ini?
Aku kangen kamu, aku kangen denger cerita kamu, aku kangen canda tawa kamu, aku kangen cara kamu memperhatikan dan manjain aku. Aku kangen semuanya.
Kamu lagi apa? Kamu pasti cape banget kan seharian kerja, biasanya aku suka bercandain kamu dengan bilang "sini aku pijitin" dan kamu selalu bilang "makasih sayang" . Aku kangen sama kebiasaan-kebiasaan kita.
Kamu tau? Sekarang aku jadi cengeng, tiap ngeliat boneka di kamar aku jadi nangis dan itu lama banget nangisnya sampai mata jadi bengkak tapi tangisan itu sama sekali gak ngurangin rasa sakit di hati. Sekarang gak ada lagi tangan yang selalu ngegenggam jari-jari ini, gak ada lagi bahu buat bersandar, gak ada lagi pelukan yang menghangatkan. Gak ada lagi tangan yang siap menghapus airmata ini lagi. Gak ada lagi teman berbagi tawa dan airmata.
Kamu tau, sekarang aku selalu takut untuk menutup mata dan tertidur.  Kamu tau kenapa? Aku takut ketika terbangun nanti aku harus menerima kenyataan kalau kamu udah gak di sini, gak di sisi aku lagi, kamu pergi ninggalin aku. Aku gak mau kamu pergi, aku mau kamu tetep di sini, di sisi aku.
Pada kenyataannya gak ada yang namanya putus baik-baik karena hati dan bathin tak akan pernah menjadi baik setelahnya. Seandainya saya boleh meminta, saya akan meminta dia untuk tetap tinggal bersama saya dengan restuMu, Tuhan tanpa menyakiti siapapun. Karena hanya dia yang membuat saya selalu ingin lebih baik setiap harinya. Dia lelaki terhebat setelah ayah yang ada di dalam hidup saya.
Berikanlah dia kebahagiaan selalu, buatlah harinya penuh dengan senyuman dan jagalah dia selalu, karena saya tak bisa lagi ada di sisinya. Tuhan, sungguh ini terasa berat untuk saya. Tapi saya ingin dia bahagia, tak apa saya merasakan sakit asal jangan dia. Yang saya inginkan hanya kebahagiaan bagi lelaki hebat dan tangguh ini. Ceriakan setiap harinya, bahagiakan, mudahkan dan lancarkan setiap harinya.
Meski saya tak bisa lagi di sisinya, doa yang tulus dan terbaik akan selalu saya panjatkan untuk dia. Kalau harus jujur hati saya rasanya hancur luruh rantak berserakan entah bisa di satukan kembali entah hanya tinggal puing-puing. Tapi tak apa demi kebahagiaan dia yang saya sayangi, saya ikhlas. Mungkin Tuhan sedang mengajarkan saya tentang keikhlasan.

























Sabar dan percayakan segalanya kepada Maha Segala...

Mungkin Tuhan sedang mengajarkan kepada saya tentang sebuah kesabaran dan keikhlasan. Selalu sabar dalam setiap masalah dan pelik hidup yang di hadapi, ikhlas menerima segala ketetapannNya. Sabar dan Ikhlas ketika apa yang kita rencanakan tidak sesuai dengan rencana kita. Kadang kita harus melalui jalan yang berputar, menanjak dan mungkin terjal untuk sampai kepada mimpi dan meraih semua cita. Bukankah Tuhan lebih mengetahui apa yang terbaik untuk kita? Bukankah Tuhan pasti akan selalu memberikan apa yang kita butuhkan dan bukan hal yang kita inginkan? Ya, saya percaya akan hal itu. Mungkin Tuhan ingin saya lebih belajar lagi tentang sabar dan ikhlas dalam setiap hal tanpa kecuali. Tetap bersabar dan tersenyum ketika hati benar-benar kecewa. Ikhlas walaupun hasil yang di dapat menyakitkan. Mungkin Tuhan sedang mengajarkan saya untuk berusaha dan berdoa lebih dan lebih lagi dan extra sabar tanpa mengharapkan apa-apa selain ridho Tuhan. Bukan hal yang mustahil Tuhan belum mengabulkan semua doa saya karena Dia ingin saya berlama-lama bersujud dan berdoa di sepertiga malam. Tak ada yang memetik  buah yang lebih indah daripada memetik buah dari kesabaran kan? Ya, saya harus sabar dan ikhlas ketika rasa kecewa itu datang. Harus selalu tersenyum dan berhusnuzon. Ya Tuhan, seandainya saya boleh meminta 1 permintaan saja dan Engkau mengabulkannya maka saya akan sangat bahagia, bisakah saya dan dia bersatu? Apa ada jurang dan tembok yang tinggi diantara kami? Ya Tuhan, berikan aku kesabaran dan keikhlasan selalu. Jadikan aku menjadi manusia yang selalu berhusnudzon dan hilangkanlah segala prasangka buruk.

Senin, 26 Mei 2014

Berlajarlah berkata CUKUP dan Bersyukur..

be Thankfull~



Kata yang paling sulit diucapkan oleh manusia barangkali adalah kata "cukup". Kapankah kita bisa berkata cukup? Hampir semua pegawai merasa gajinya belum bisa dikatakan sepadan dengan kerja kerasnya. Pengusaha hampir selalu merasa pendapatan perusahaannya masih dibawah target. Istri mengeluh suaminya kurang perhatian. Suami berpendapat istrinya kurang pengertian. Anak-anak menganggap orang tuanya kurang murah hati. Semua merasa kurang dan kurang. Kapankah kita bisa berkata cukup???

Cukup bukanlah soal berapa jumlahnya. Cukup adalah persoalan kepuasan hati. Cukup hanya bisa diucapkan oleh orang yang bisa mensyukuri. Tak perlu takut berkata cukup. Mengucapkan kata cukup bukan berarti kita berhenti berusaha dan berkarya.

Minggu, 25 Mei 2014

Muka Buku ohh Muka Buku....



facebook oh facebook~





Happy Sundayyyy...
Cieeee yang lagi malas-malasan cieee.. Pantas aja jomblo, jodohnya keduluan orang. Gara-gara bangun siang mulu jadi aja jodohnya kesalip sama orang. HAHAHAHHAHA.. Gak gitu juga sih ayy, jodohkan udah ada yang ngatur dan pasti akan bertemu. Iya udah ada yang ngatur dan pasti bertemu, tapi kalau lu kerjaannya malas-malasan dan tidur mulu mau ketemu dimana? Di dalam mimpi?? Udah ada yang ngatur dan pasti bertemu itu dengan syarat lu juga usaha, kalau gak ada usaha ya hasilnya Nothing. Sama kaya kebanyakan teori tapi gak ada prakteknya.

Dulu banget kalau lagi weekend gini pasti gue Online facebook alias Fb, dulu kan lagi booming banget. Hampir semua kalangan dan usia punya facebook. Jujur aja gue baru ada accont fb setelah dipaksa sama sobat gue buat bikin. Dulu ditawarin juga ogah-ogahan gitu karena masih hobby main Friendster. Terus sobat gue itu bilang kalau friendster udah ga zaman, yoo wess gue coba buat akun Fb.  Ehh… ternyata seru banget bisa ketemu temen-temen lama dari SD sampe temen autis Game.  Yang paling geli jumpa mantan-mantan pacar hahhhaaaaaaaaaa *hai mantan-mantan pacarku HAHHAHAHA*

Fesbuk bener-bener bikin adiktif, sampe hp gue yang waktu itu belum musim hp buah sama robot ijo udah ada fb juga, gila!!!!! Awal-awalnya gue masih jaim-jaim alias jaga imah image ngisi status maklum banyak sodara dan temen-temen papa, nanti kalau nulis macem-macem di aduin lagi ke papa hahhaaaa. Apapun status kita pasti dikomentarin eh tapi itu kalau kita gak pelit kasih coment ke yang lain kan saling berbalas coment dan kita juga punya banyak temen yang maniak Fb pasti banyak coment. Mau status gak penting, mencari perhatian dan galau sekalipun pasti rame apalagi kalau yang bikin status cewe cantik yakin deh rame tuh status. HAHHAHHAHHA

Sabtu, 24 Mei 2014

It's so Funny smile front me and talk me behind

helloooooo ..
hidup saya bukan cuman buat ngurusin 1 orang apalagi orang yang saya anggap GAK PENTING. Tolong dong kalau saya ngapa-ngapain gak usahlah disangkut-pautin. Cape jadi nya!! kalau emang gak ngerasa yaudah gak usah sewotlah!! Ngapain ngurusin saya? Saya punya banyak urusan penting daripada buat nyinyir orang!!

Kenapa? 
Kesindir?
Ngerasa?

Itu sih urusan kamu!!
Emang temen saya cuman kamu aja?
Malessss bangte sih !!!

Gak usahlah ngomongin dari belakang. Sini ngomong depan saya kalo gak suka!! Buat apa ngomongin dibelakang, kan Tuhan ngasih mulut itu di depan bukan dibelakang.

Maap saya bukan tipe orang yang suka ngomongin dari belakang. Kalau gak suka ya bilang gak suka langsung depan muka oragnya. Face to face aja lahh!!

Saya punya urusan yang jauh lebih penting daripada nyinyir orang! Yasudahlah yaa..... Malesss !!

*MAAP DEH KALAU ADA YG KESINDIR SAMA POSTINGAN SAYA, TAPI TEMEN SAYA BUKAN CUMAN KAMU. SO BWT APA NYINYIR KAMU? MENDING FACE TO FACE AJA !!*